1.449 Jemaah Haji Asal Kebumen Diberangkatkan, Usia Tertua 95 Tahun

Jemaah Haji
Jemaah haji saat mengikuti pelapasan di Pemdopo Kabumian. (Foto: Pemkab Kebumen)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Sebanyak 1.449 jemaah haji asal Kabupaten Kebumen diberangkatkan ke Tanah Suci, Kamis (29/5/2025) dini hari. Prosesi pelepasan dilakukan Bupati Kebumen Lilis Nuryani di Pendopo Kabumian. Tahun ini, jumlah jemaah meningkat dibanding 2024 yang sebanyak 1.366 orang.

Menurut data Kantor Kementerian Agama Kebumen, jemaah terdiri atas 680 laki-laki dan 769 perempuan. Jemaah tertua adalah Yasa Wikarta (95), warga Desa Sidobunder, Kecamatan Puring. Sementara jemaah termuda, Dha Halisa Salsabilla (18), berasal dari Desa Hardjodowo, Kecamatan Kuwarasan.

Berita Lainnya

Kecamatan Kebumen menyumbang jemaah terbanyak dengan 318 orang, disusul Kecamatan Alian (117), Buluspesantren (88), Pejagoan (84), dan Petanahan (81).

BACA JUGA: Biro Umrah Arrahmah Tour Buka Cabang di Kebumen, Omzetnya Capai Rp22 Miliar

Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan bahwa pemerintah daerah menyiapkan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), pendamping haji, dan tim medis untuk mendampingi para jemaah. Ia berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah.

“Saya melihat banyak jemaah lanjut usia. Karena itu, penting menjaga kebersamaan dan saling bantu, apalagi tidak ada pendamping keluarga tahun ini,” ujarnya.

Tulus Ikhlas

Ia juga menekankan pentingnya sikap sabar. Dalam kondisi padat, fasilitas terbatas, dan jarak antar lokasi yang jauh, kesabaran adalah kunci kelancaran ibadah.

“Ibadah haji perlu ketulusan dan keikhlasan. Jangan mudah mengeluh agar ibadahnya tak sia-sia. Nikmati semua prosesnya, tetap semangat meski usia lanjut,” pesannya.

BACA JUGA: PT GMDP Prioritaskan Perbaiki Infrastruktur dan Penataan Kabel Internet yang Semrawut

Jemaah asal Karangsambung, Goenoto, turut menyampaikan rasa syukur. Setelah menunggu 13 tahun, ia akhirnya bisa berangkat haji bersama istrinya. Petani pisang dan alpukat ini mendaftar sejak 2012 dan menabung hasil kerja kerasnya untuk mewujudkan impian tersebut.

Alhamdulillah, ini anugerah luar biasa. Kami sangat bersyukur dipanggil Allah untuk melaksanakan haji bersama,” katanya.

Gunoto pun berpesan kepada masyarakat yang masih menunggu giliran agar tetap sabar dan istiqomah. Ia yakin, siapa pun yang berniat baik, akan diberi jalan oleh Allah SWT.

“Nikmati prosesnya. Insya-Allah, Gusti Allah akan beri kemudahan dan kelancaran,” tutupnya.

Berita terkait