Kisah Hijrah Mbah Mijan, Putra Kebumen Ini Tinggalkan Dunia Klenik Demi Garis Keturunan

Mbah Mijan tinggalkan dunia klenik dan supranatural. Setelah 10 tahun menanti buah hati, mantan paranormal kondang ini memilih jalan hijrah melalui tadabur Al-Qur'an. (Foto: Tangkapan layar Youtube Feni Rose Official)

Beritakebumen.com – Nama Mbah Mijan selama bertahun-tahun melekat kuat dengan dunia supranatural, ramalan artis, hingga berbagai urusan klenik yang kontroversial.

Namun, pria asal Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen ini kini membawa kabar mengejutkan mengenai titik balik hidupnya.

Berita Lainnya

Ia memilih pensiun dari profesi paranormal yang telah membesarkan namanya demi mengejar kerinduan terdalam sebagai seorang manusia, kehadiran buah hati.

Perjanjian Gaib dan Harga Sebuah Kesaktian

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Feni Rose Official, Mbah Mijan mengungkapkan rahasia besar di balik kemampuan penerawangannya selama ini.

BACA JUGA: Malam Lailatul Qadar, UAS Beri Kunci Meraih Keberkahan di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Ia mengaku pernah menelan sebuah benda pusaka kecil berbentuk biji merica berwarna merah.

Benda yang ia dapatkan melalui proses tirakat berat di pesisir pantai atas mandat mendiang kakeknya itu berfungsi sebagai penguat energi atau booster supranatural.

Benda tersebut memang terbukti membuat kemampuan indra keenamnya meroket tajam hingga ia dikenal luas di dunia hiburan tanah air.
Namun, kesaktian tersebut menuntut bayaran mahal. Saat mengambil jimat itu, Mbah Mijan mendengar peringatan gaib yang menyatakan bahwa ia akan menjadi sakti mandraguna, tetapi akan kehilangan garis keturunan.

Di masa muda yang penuh ambisi, ia mengabaikan peringatan tersebut karena merasa tidak masuk akal.

Titik Balik Spiritual Lewat Al-Qur’an

Dampak dari keputusan masa lalu itu terasa nyata setelah ia menikah. Selama 10 tahun membina rumah tangga, Mbah Mijan dan istri tak kunjung dikaruniai anak.

Segala upaya medis, termasuk program bayi tabung, berakhir dengan kegagalan. Kesadaran spiritualnya baru mulai terusik saat ia mendalami makna ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Mbah Mijan mengaku sempat menghabiskan waktu 18 jam nonstop membaca terjemahan 6.236 ayat Al-Qur’an. Saat mencapai Juz 17, tepatnya pada Surat Al-Anbiya dan Al-Hajj yang memuat kisah Nabi Ayub AS, ia merasa tersadar.

Ia meyakini bahwa jalan yang ditempuhnya selama ini keliru. Ia pun memutuskan membuang jimat merica merah tersebut kembali ke laut melalui prosesi pembersihan diri.

Kehidupan Baru yang Logis

Keputusan melepaskan belenggu klenik berbuah manis. Tak lama setelah meninggalkan praktik supranatural, keajaiban muncul ketika istrinya dinyatakan hamil secara alami.

BACA JUGA: Resmi! Cek Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Kabupaten Kebumen 2026, Ini Rinciannya

Hal ini sekaligus mematahkan vonis medis yang sebelumnya menyebut kondisi kesuburan Mbah Mijan kurang baik.

Saat ini, Mbah Mijan telah bertransformasi total. Ia meninggalkan atribut paranormal dan beralih ke dunia kesehatan melalui pengobatan akupunktur.

Untuk memastikan praktiknya memiliki dasar medis yang kuat, ia bahkan menempuh pendidikan formal hingga ke Tiongkok.

Kini, ia memilih hidup tenang sebagai seorang ayah dan berkomitmen menjauhkan keluarganya dari dunia hitam, sembari memberikan manfaat bagi sesama melalui jalur kesehatan yang logis dan saintifik.

Berita terkait