JEMBER, Beritakebumen.com – Menjelang laga pamungkas Grup X Babak 32 Besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026, duel sengit antara Pasuruan United melawan Persak Kebumen dibayangi persoalan kelayakan infrastruktur.
Kedua manajemen klub secara resmi melayangkan surat keberatan kepada PSSI terkait penggunaan Stadion Notohadinegoro, Kabupaten Jember, sebagai lokasi pertandingan.
Laga dengan nomor pertandingan 143 tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2026 pukul 15.15 WIB.
Namun, kondisi rumput dan fasilitas Stadion Notohadinegoro dinilai tidak memenuhi standar kompetisi sepak bola nasional yang kompetitif.
BACA JUGA: Liga 4 Piala Presiden 2026, Persak Kebumen Ditahan Imbang Persiharjo Sukoharjo 1-1
Persak Kebumen Soroti Risiko Cedera Pemain
Manajemen Persak Kebumen melayangkan surat keberatan bernomor 049/PERSAK/VI/2026 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Persak H. Muhammad Tursino, SE dan Manager Arif Budiman, SH.
Dalam surat tersebut, Laskar Joko Sangkrip, julukan Persak menilai permukaan lapangan di beberapa area tidak rata dan mengalami kerusakan parah.
Pihak manajemen bahkan melampirkan bukti video yang menunjukkan kondisi buruk lapangan.
Persak menegaskan bahwa kondisi ini sangat berbahaya karena meningkatkan risiko cedera bagi para pemain dari kedua kesebelasan.
Kelayakan lapangan yang buruk juga dinilai mencederai prinsip fair play serta merugikan kualitas permainan.
Persak meminta PSSI, panitia penyelenggara, beserta Match Commissioner untuk segera melakukan inspeksi ulang sebelum laga dimulai.
“Keselamatan pemain, ofisial, perangkat pertandingan, dan kelancaran kompetisi harus menjadi prioritas utama,” demikian bunyi pernyataan dalam surat yang ditandatangani Ketua Umum Persak, H. Muhammad Tursino, SE, dan Manajer Arif Budiman, SH.
Mereka juga mendesak agar lokasi pertandingan dipindahkan ke stadion alternatif yang lebih representatif demi keselamatan pemain dan kelancaran kompetisi. Surat tersebut juga ditembuskan kepada Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah.
Pasuruan United Ajukan Keberatan Senada
Langkah tegas Persak Kebumen mendapat dukungan penuh dari sang rival. Pasuruan United juga mengirimkan surat permohonan pindah stadion dengan nomor 177/PU/VI/2026 yang ditandatangani oleh Manager Itroh Mucharom pada 14 Juni 2026.
Pasuruan United menyampaikan poin keberatan yang serupa. Selain masalah lapangan yang tidak memenuhi standar keselamatan, mereka menyoroti fasilitas pendukung Stadion Notohadinegoro yang memerlukan banyak perbaikan.
BACA JUGA: Persak Kebumen Kalahkan Persid Jember 0-1, Puncaki Klasemen Grup X Liga 4 Piala Presiden 2026
Manajemen Pasuruan United berharap PSSI menyetujui pemindahan lokasi demi menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan seluruh pihak yang terlibat.
Aksi kompak dari Persak Kebumen dan Pasuruan United ini menjadi sorotan tajam di tengah bergulirnya Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.
Kini, keputusan sepenuhnya berada di tangan PSSI dan Panitia Pelaksana Liga 4 Nasional untuk merespons tuntutan kedua klub demi menjaga marwah kompetisi yang profesional, adil, dan aman sesuai regulasi.






