ROWOKELE, Beritakebumen.com – Atap rumah milik Tuminem, warga Dukuh Kebonagung, Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele, ambruk pada Senin (3/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Dugaan sementara, kejadian itu disebabkan kayu penyangga yang lapuk akibat kebocoran lama.
Saat kejadian, Tuminem mendengar suara keras dari arah dapur. Setelah diperiksa, ternyata atap bagian dapur sudah runtuh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, korban mengalami kerugian material sekitar Rp20 juta.
BACA JUGA: Tambang Emas Ilegal di Buayan Telan Korban Jiwa, Warga Grobogan Tertimbun Longsor
Karena kondisi rumah membahayakan, Tuminem sementara waktu menumpang di rumah tetangganya yang berada di seberang rumah. Hasil pemeriksaan Polsek Rowokele mengonfirmasi bahwa kerusakan disebabkan kayu penopang yang keropos akibat kebocoran yang tidak segera diperbaiki.
Polres Kebumen Salurkan Bantuan
Sebagai bentuk kepedulian, Polres Kebumen melalui Polsek Rowokele menyalurkan bantuan sosial kepada korban, Selasa (4/11/2025). Bantuan berupa paket sembako diserahkan oleh Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, mewakili Kapolres AKBP Eka Baasith Syamsuri, langsung di lokasi kejadian.
Penyerahan bantuan disaksikan oleh personel Polsek Rowokele, staf Kecamatan Rowokele, Penjabat Kepala Desa Bumiagung Trim Subagyo, perangkat desa, serta perwakilan BPBD, Tagana, PMI, dan warga sekitar.
BACA JUGA: Kebumen Tetap Teratas, Ini Daftar Pagu Dana Desa 29 Kabupaten di Jateng 2026
“Bantuan ini kami berikan untuk meringankan beban korban sekaligus menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial,” ujar Kompol Faris.
Ia berharap bantuan ini bisa menjadi penyemangat bagi korban untuk bangkit kembali. “Kami ingin memastikan Polri hadir membantu masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya.






