TEGAL, Beritakebumen.com – Farida Fitriani, putri terbaik Kabupaten Kebumen, berhasil melangkah ke babak final Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025.
Ia akan mempresentasikan karya tulis ilmiah inovatif berjudul “Formulasi Iqra’ Digital terhadap Dominasi Teknologi Algoritma (Inspirasi Kisah Nabi Musa AS dan Firaun)”.
Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kontingen Kebumen di ajang bergengsi ini.
Final cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) Puteri rencananya akan digelar di SMAN 2 Slawi pada Kamis, 13 November 2025. Farida akan memaparkan pemikirannya di hadapan dewan juri dan perwakilan dari berbagai daerah.
BACA JUGA: Kebumen Kirim 38 Peserta Terbaik di MTQH XXXI Jawa Tengah, Ini Daftarnya
Gagasan “Iqra’ Digital” yang ia usung lahir dari keprihatinan mendalam terhadap pengaruh kuat algoritma digital pada pola pikir generasi muda.
Sebagai alumni IAINU Kebumen yang dikenal visioner, Farida menggali nilai-nilai Al-Qur’an untuk menjawab tantangan zaman ini.
Ia mengajak untuk mereformulasi semangat “Iqra” atau membaca, sebagai landasan spiritual dan intelektual dalam menghadapi era digital.
“Kisah Nabi Musa AS dan Firaun mengajarkan keseimbangan antara ilmu dan iman. Di era digital, kita perlu menghadirkan semangat ‘Iqra’ agar tidak tergerus oleh dominasi algoritma yang berpotensi mengikis nilai-nilai kemanusiaan,” jelas Farida.
Keberhasilan Farida Fitriani menembus final MTQH Provinsi Jawa Tengah 2025 disambut dengan bangga dan doa.
BACA JUGA: Kemenag Kebumen Terima 101 CPNS, Terbanyak Kedua se-Jawa Tengah
Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Makruf Widodo, menyampaikan dukungannya untuk Farida dan seluruh kontingen Kebumen.
Menurutnya, langkah Farida membuktikan bahwa nilai-nilai Islam dapat dikontekstualisasikan secara kreatif dan relevan untuk menjawab tantangan kontemporer, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda.






