KEBUMEN, Beritakebumen.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah.
Peringatan ini berlaku mulai 20 Agustus 2025 pukul 07.00 WIB hingga 23 Agustus 2025 pukul 07.00 WIB. Warga, terutama para nelayan dan operator kapal, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan.
Peningkatan Gelombang
Menurut laporan BMKG, gelombang tinggi diprediksi akan melanda perairan selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo.
BACA JUGA: Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter Ancam Selatan Kebumen, BMKG Imbau Warga Waspada
Ketinggian gelombang di wilayah ini diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4,0 meter. Kondisi ini tergolong berisiko dan bisa mengganggu aktivitas pelayaran.
Selain gelombang tinggi, cuaca di area tersebut juga diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang.
Angin akan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan antara 4 hingga 20 knot. Kombinasi kondisi ini dapat menciptakan situasi yang kurang aman bagi navigasi laut.
Dampak dan Risiko bagi Pelayaran
Gelombang tinggi ini sangat berisiko bagi berbagai jenis kapal. BMKG memberikan beberapa pedoman keselamatan, yaitu:
Perahu Nelayan
Berisiko tinggi jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan gelombang mencapai 1,25 meter.
Kapal Tongkang
Sangat berbahaya jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan gelombang mencapai 1,5 meter.
BACA JUGA: Waspada, Gelombang Tinggi 4 Meter Berpotensi Landa Perairan Selatan Kebumen
Kapal Ferry
Berisiko jika kecepatan angin mencapai 21 knot dan gelombang mencapai 2,5 meter.
Mengingat risiko yang ada, para nelayan di wilayah pesisir selatan Jawa Tengah disarankan untuk menunda sementara aktivitas melaut hingga kondisi cuaca kembali normal.
Peringatan dini ini dikeluarkan sebagai langkah pencegahan. Masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar pesisir selatan Jawa Tengah diharap selalu memantau informasi terkini dari BMKG dan instansi terkait.






