SEMARANG, Beritakebumen.com – Kawasan Dataran Tinggi Dieng resmi ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri ESDM Nomor 172.K/GL.01/MEM.G/2025, yang diterbitkan pada 7 Mei 2025.
Penyerahan salinan keputusan dilakukan oleh Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid, kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, di Gedung B Kantor Gubernur Jateng, Rabu (24/9/2025). Acara dilanjutkan dengan sosialisasi terkait penetapan Geopark Nasional Dieng.
Hadir dalam kegiatan itu Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana, sejumlah pejabat provinsi, serta perwakilan kabupaten/kota termasuk pengelola geopark di Jawa Tengah seperti Kebumen UGGp dan Gunung Sewu UGGp.
BACA JUGA: Kebumen Geopark Trail Run 2025, Runner Takjub Keindahan Alam di Sepanjang Lintasan
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid, menyampaikan bahwa penetapan Geopark Nasional merupakan upaya konservasi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia menegaskan, dasar hukum penetapan geopark telah diatur dalam Permen ESDM Nomor 31 Tahun 2021.
“Dataran Tinggi Dieng adalah permata dengan kekayaan luar biasa. Terdapat 23 situs warisan geologi, delapan situs keanekaragaman hayati, serta sembilan situs budaya. Mulai dari Candi Arjuna, rumah adat, hingga tradisi ruwatan rambut gimbal dan tari Topeng Lengger,” jelas Wafid.
Destinasi Pendukung
Selain itu, kawasan Geopark Dieng juga memiliki destinasi pendukung seperti Kebun Teh Tambi, Museum Kailoso, hingga fasilitas panas bumi milik PT Geodipa Energi. “Ke depan, pemerintah akan terus melakukan pendampingan agar kawasan ini berkembang secara berkelanjutan,” tambahnya.
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, menyambut baik penetapan tersebut. Ia menyebut, status Geopark Nasional Dieng merupakan hasil kerja panjang antara Pemprov Jateng, Pemkab Wonosobo, dan Pemkab Banjarnegara.
“Ini momentum untuk mengangkat pariwisata, kebudayaan, sekaligus potensi riset di kawasan Dieng. Tugas kita adalah menjaga dan mengembangkan warisan geologi, hayati, dan budaya yang ada,” ujarnya.
BACA JUGA: Puluhan Anak Meriahkan Geopark Kids Color Day 2025
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menilai penetapan Geopark Nasional menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi masyarakat. “Langkah ini strategis untuk menjaga kelestarian alam, budaya, dan mendorong potensi ekonomi melalui pariwisata berkelanjutan,” katanya.
Senada, Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menegaskan pentingnya sinergi lintas daerah dalam menjaga kawasan. “Dieng adalah anugerah bersama. Status geopark nasional bukan hanya pengakuan, melainkan tanggung jawab untuk diwariskan ke generasi mendatang,” tandasnya.






