Dua Prodi UNS Kampus Kebumen Ini Masih Jarang Dikenal Publik

PSDKU UNS
Peserta FGD foto bersama. (Sumber: Hari Satria)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Keberadaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta di Kebumen ternyata belum sepenuhnya dikenal masyarakat. Meskipun Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sudah cukup familiar, dua prodi lainnya yaitu S1 Ilmu Administrasi Negara dan S1 Informatika, belum populer di kalangan pelajar maupun masyarakat umum.

Fakta tersebut terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS di Hotel Mexolie Kebumen, Jumat (25/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian bertajuk “Penyusunan Strategi Komunikasi dalam Rangka Branding PSDKU UNS”, sebagai bagian dari evaluasi tata kelola kebijakan kampus.

Berita Lainnya

FGD dihadiri para peneliti utama, termasuk Marieti Debyora Gardiana (Diana), Sri Hastjartjo SSos PhD, dan Neil Omarian Estungkoro Labeti. Selain tim peneliti, acara ini juga melibatkan kepala prodi, pejabat daerah, perwakilan sekolah, mahasiswa, serta tenaga kependidikan.

BACA JUGA: Daftar Nama Siswa SMA/MA Paling Berprestasi di Kebumen Versi Puspresnas, Didominasi Bidang Riset

Dalam diskusi tersebut, mayoritas perwakilan sekolah mengaku baru mengetahui istilah PSDKU. Mereka mendorong agar UNS lebih aktif melakukan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah, terutama kepada siswa SMK dan madrasah. Selain itu, muncul harapan agar UNS membuka program studi yang selaras dengan jurusan SMK, seperti Teknik Kendaraan Ringan atau Otomotif.

“Kami menangkap bahwa masih banyak masyarakat belum mengenal PSDKU UNS di Kebumen. Ini jadi PR besar kami untuk memperkuat branding dan membuka ruang interaksi lebih luas,” ujar Diana.

Ia menambahkan, kunjungan langsung dan kerja sama dengan sekolah dinilai lebih efektif dibandingkan promosi digital, terutama untuk lingkungan pesantren yang memiliki keterbatasan penggunaan gawai.

Diana menambahkan, hasil FGD akan menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi pimpinan UNS di pusat. Salah satu target jangka pendek adalah memaksimalkan penggunaan gedung eks rumah sakit sebagai kampus permanen PSDKU.

“Kami berharap, ke depan kampus ini bisa memberi kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas masyarakat dan pembangunan di Kebumen,” pungkasnya.

Pemanfaatan Gedung Eks RSUD

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kebumen Cahyo Ngadmanto menyambut positif keberadaan kampus UNS di Kebumen. Ia menilai, keberadaan PSDKU dapat memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi negeri tanpa harus keluar kota.

“Dengan adanya kampus UNS di Kebumen, kesempatan anak-anak daerah untuk kuliah lebih terbuka lebar,” katanya.

BACA JUGA: Daftar SMA/MA Paling Berprestasi di Kebumen Versi Puspresnas, Nomor 1 Punya 97 Medali

Kepala Bidang SMP Disdikpora Kebumen, Martiyono menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara UNS dan Pemkab Kebumen, khususnya terkait pemanfaatan gedung eks RSUD lama untuk kegiatan akademik PSDKU UNS.

Martiyono juga mengutip data BPS yang menunjukkan bahwa 20 persen penduduk Kebumen hanya menamatkan pendidikan sampai jenjang SMA/SMK. Sedangkan lulusan perguruan tinggi baru sekitar 4-5 persen. Ia menyebut hal ini sebagai tantangan besar yang harus diselesaikan bersama.

Berita terkait