Haul ke-7 KH Musyaffa’ Ali dan Maulid Akbar Dihadiri Ribuan Jamaah di Ponpes Al Falah Sumberadi Kebumen

Puluhan Ribu Jemaah Padati Ponpes Al Falah Kebumen, Hadiri Haul KH Musyaffa' Ali. (Foto: Beritakebumen.com)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Puluhan ribu jemaah dari berbagai penjuru daerah memadati Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Sumberadi, Kebumen, pada Selasa, 9 September 2025.

Kedatangan mereka dalam rangka menghadiri Haul ke-7 KH Musyaffa’ Ali dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Jamiyyah Thoriqoh Syadziliyyah.

Berita Lainnya

Acara tahunan ini menjadi magnet bagi jemaah, bahkan dari luar kota seperti Cilacap, Purworejo, Pemalang, Ciamis, hingga dari luar pulau seperti Lampung, Jambi, dan Palembang.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari, di mana lautan manusia telah memenuhi area pondok hingga ke jalan-jalan sekitarnya.

BACA JUGA: Redam Ketegangan, Tokoh Lintas Agama di Kebumen Gelar Deklarasi Damai

Pemandangan ini juga dimanfaatkan oleh warga setempat untuk membuka lapak dagangan, menjual aneka jajanan, pakaian, dan aksesori, menciptakan denyut ekonomi tersendiri di lokasi acara.

Jemaah berbondong-bondong datang menggunakan beragam moda transportasi, mulai dari bus, kendaraan pribadi, hingga sepeda motor.

Haul KH Musyaffa’ Ali ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, dan Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah.

Acara semakin khidmat dengan kehadiran Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah KH Muhammad Faiq Muflihin, pendiri ponpes Hj Siti Sakhiyah Asna Furaida, serta pengasuh Ponpes Al Falah Sumberadi KH Muh Zulvian Ikfina.

Puncak acara berlangsung syahdu dengan pembacaan Kitab Al-Barzanji yang dipimpin langsung oleh KH Muhammad Faiq Muflihin.

Jamiyyah Thoriqoh Syadziliyyah, yang didirikan pada 1956, dikenal sebagai salah satu dari 44 tarekat muktabar yang diakui dunia.

BACA JUGA: Jaga Kebumen Tetap Kondusif, Bupati dan Forkopimda Siaturahmi ke Ponpes Al Falah Sumberadi

Silsilah kepemimpinan tarekat ini dimulai dari Asyekh Abdurrahman, lalu Asyekh Thoifur, hingga diteruskan oleh KH Musyaffa’ Ali dan istrinya.

Sejak 2018, estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh putra beliau, KH Muhammad Faiq Muflihin. Saat ini, jumlah jemaah Thoriqoh Syadziliyyah mencapai lebih dari 40.000 orang, tersebar di berbagai wilayah Jawa dan Sumatera.

Berita terkait