AYAH, Beritakebumen.com – Hujan deras sejak pukul 03.00 hingga 06.30 WIB memicu tanah longsor di Desa Jintung, Kecamatan Ayah, Kamis (11/9/2025). Peristiwa sekitar pukul 04.00 WIB itu merusak enam rumah warga serta lima titik jalan poros desa.
Menurut data Pemerintah Desa Jintung dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, longsor terjadi akibat hujan lebih dari tiga jam ditambah kondisi tanah labil. Meski merusak permukiman dan akses jalan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
BACA JUGA: Jembatan Weton Kulon Ditargetkan Bisa Beroperasi Desember 2025
Dua rumah warga, milik Samaun (36) dan Mahmudin (55), mengalami kerusakan berat. Empat rumah lain terdampak ringan hingga sedang dan sebagian sudah dibersihkan dari material longsoran.
Longsor Menutup Lima Titik Jalan Poros Desa
Selain rumah, longsor juga menutup lima titik jalan poros desa. Tiga titik sudah tertangani, satu masih pembersihan, sedangkan satu lainnya menunggu alat berat.
Kepala Pelaksana BPBD Kebumen Udy Cahyono MSi menyampaikan pihaknya bersama warga bergotong royong membersihkan material serta menyalurkan enam paket permakanan untuk keluarga terdampak.
Rencana penanganan lanjutan mencakup permohonan alat berat PC 45 di Dukuh Kelir RT 04 RW 01, bantuan herbel dan semen untuk rumah Samaun, serta 60 zak semen guna memperkuat talud rumah Mahmudin.
“Kami berkoordinasi dengan pemerintah desa agar pemulihan berlangsung cepat,” ujarnya.
Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem
BPBD Kebumen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Hujan lebat yang terjadi dalam durasi panjang berisiko menimbulkan bencana banjir maupun tanah longsor di sejumlah wilayah, khususnya di kawasan bantaran sungai.
Masyarakat juga diminta untuk tetap siaga, terutama saat hujan turun deras dalam waktu lama. Bencana dapat terjadi sewaktu-waktu dan berpotensi menerjang apa saja di sekitarnya.
BACA JUGA: Warga Kebumen Waspada! Gelombang 4 Meter Berpotensi Terjang Selatan Jateng
Sebagai contoh, sebuah kejadian sempat terekam di Kecamatan Ayah, ketika rumpun bambu longsor masuk ke aliran sungai dan menghambat arus air. Kondisi serupa dapat meningkatkan risiko banjir maupun meluapnya sungai.
Pihaknya meminta warga yang tinggal di bantaran sungai segera melakukan langkah antisipasi, menjaga keselamatan keluarga, dan tidak menyepelekan tanda-tanda bahaya di sekitar lingkungan.
“Jika terjadi kondisi darurat yang membahayakan jiwa, jangan ragu segera menghubungi BPBD Kebumen di nomor 08112646112 untuk melaporkan kejadian.






