Beritakebumen.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai melirik potensi bisnis minuman segar untuk menu berbuka puasa.
Salah satu inovasi yang kini tengah mencuri perhatian adalah Es Jelly Premium, sebuah sajian minuman dengan kuah super creamy yang diprediksi akan menjadi primadona pasar.
Minuman ini menawarkan perpaduan tekstur jeli yang kenyal dengan kuah kental berkualitas tinggi.
Meski menggunakan bahan-bahan yang relatif ekonomis, rasa yang dihasilkan memiliki kesan mewah berkat teknik pencampuran bahan yang tepat.
BACA JUGA: Ide Bisnis Modal Kecil, Cara Racik Es Kopi Susu Creamy ala Kafe dari Kopi Bubuk Biasa
Rahasia Kuah Kental
Kunci utama dari kelezatan Es Jelly Premium ini terletak pada pembuatan kuah kentalnya.
Berbeda dengan es campur pada umumnya, resep dari Dapur Madam menggunakan kombinasi bahan premium yang meliputi susu evaporasi, susu kental manis, krimer bubuk, dan keju oles.
Penggunaan keju oles inilah yang memberikan sentuhan rasa gurih unik yang menyatu sempurna dengan rasa manis.
Proses pembuatannya pun tergolong modern dengan menggunakan mixer kecepatan tinggi untuk memastikan semua bahan menyatu secara emulsi.
Adonan kuah kental ini disarankan diistirahatkan di dalam kulkas minimal satu jam atau semalaman agar teksturnya semakin kental dan maksimal.
Warna-warni Jeli yang Menggugah Selera
Untuk isiannya, minuman ini mengandalkan jeli aneka rasa. Proses pembuatannya dimulai dengan memasak campuran Nutrijell, agar-agar tanpa warna, dan gula pasir hingga mendidih.
Adonan jeli tersebut kemudian dibagi menjadi beberapa wadah dan diberi aneka pasta rasa seperti blewah, stroberi, melon, dan warna merah muda.
BACA JUGA: Rahasia Minum Kopi Tiap Hari, Manfaat Jantung hingga Risiko yang Tersembunyi
Setelah jeli mengeras atau set, jeli tersebut diserut menggunakan parutan kentang berukuran besar untuk menciptakan tekstur memanjang yang cantik saat disajikan.
Peluang Usaha dengan Kemasan Menarik
Es Jelly Premium memiliki fleksibilitas tinggi dalam penyajian. Bagi para pedagang, minuman ini bisa dijual menggunakan gelas plastik dengan tambahan es batu kristal, atau dikemas dalam botol cantik yang diberi label stiker menarik untuk meningkatkan nilai jual.
Strategi penjualan yang disarankan adalah memisahkan kuah dan jeli jika tidak langsung dikonsumsi, sehingga produk tetap awet dan bisa disimpan di dalam lemari es untuk keesokan harinya.
Dengan tampilan warna-warni yang ceria dan rasa yang menyegarkan, menu ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang mencari hidangan takjil berkualitas.
Inovasi kuliner seperti ini membuktikan bahwa kreativitas dalam mengolah bahan sederhana dapat menciptakan peluang ekonomi yang menjanjikan, terutama dalam menyambut momentum bulan puasa yang penuh berkah.






