Kebijakan Satu Pintu Kredit ASN Jadi Tantangan Penyaluran Kredit BPR BKK Kebumen

Penyaluran Kredit BPR BKK Kebumen
Dirut PT BPR BKK Kebumen menyerahkan cinderamata kepada Bupati Kebumen. Sumber: Pemkab Kebumen

KEBUMEN, Beritakebumen.com – PT BPR BKK Kebumen (Perseroda) menghadapi tantangan dalam penyaluran kredit meski kinerja aset dan dana pihak ketiga (DPK) menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025. Hingga November, penyaluran kredit baru mencapai Rp364,1 miliar atau 93,30% dari target Desember sehingga masih terjadi kekurangan sekitar Rp26,1 miliar.

Direktur Utama PT BPR BKK Kebumen Sutrisno SE menjelaskan penyaluran kredit belum optimal akibat kebijakan satu pintu kredit bagi ASN dan perangkat desa yang dialihkan ke Bank Jateng. Dampaknya, penyerapan kredit dari segmen yang selama ini dominan berkurang cukup signifikan.

Berita Lainnya

BACA JUGA: Bank Jateng Resmikan Layanan Konvensional dan Syariah di Gombong

Untuk mengantisipasi defisit, BPR BKK Kebumen memperkuat fokus pada pembiayaan ekonomi kerakyatan melalui sejumlah program baru. Di antaranya Kredit Pekerja Migran Indonesia (PMI), Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pedagang pasar dengan plafon hingga Rp10 juta serta bunga kompetitif 0,5%, dan Program Sobat Petani bekerja sama dengan Dinas Pertanian untuk membantu pembiayaan musim tanam.

“Program Sobat Petani ini membiayai kebutuhan modal tanam, pupuk, dan tenaga kerja bagi petani Kebumen,” ujar Sutrisno dalam acara Pembinaan dan Motivasi Capaian Kinerja Akhir Tahun 2025 di Aula BPR BKK Kebumen, Jumat (5/12/2025).

Acara dihadiri Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani, Sekda Edi Rianto, pimpinan OPD serta jajaran direksi dan karyawan BPR BKK Kebumen.

Kinerja Perusahaan Tetap Impresif

Sutrisno menegaskan meski penyaluran kredit terkendala, kinerja perusahaan tetap impresif. Hingga akhir November 2025 aset bank tembus Rp562,8 miliar atau 102,20% dari target November, bahkan 101,22% dari target Desember sehingga menghasilkan surplus Rp6,77 miliar.

DPK juga menguat dengan realisasi Rp488,3 miliar atau 103,15% dari target November, ditopang tabungan Rp267,5 miliar dan deposito Rp220,7 miliar.

BACA JUGA: BUMD Kebumen Diminta Kompak, Bupati Dorong Sinergi Hadapi Tantangan Ekonomi

Bupati Lilis Nuryani mengapresiasi ketahanan kinerja BPR BKK Kebumen. Ia menegaskan bank ini berperan penting sebagai bank rakyat daerah yang menopang UMKM dan keluarga kecil yang selama ini sulit mengakses bank besar.

“Setiap kredit mikro yang Bapak Ibu salurkan memberi kekuatan ekonomi kerakyatan. Kinerja BPR BKK bukan sekadar angka, tetapi kontribusi nyata untuk membangun Kebumen Berdaya,” ujar Bupati Lilis.

Bupati menekankan tiga pesan penting bagi seluruh pegawai yakni menjaga integritas dan profesionalisme, adaptif terhadap perubahan, serta mempercepat transformasi digital untuk memperluas layanan masyarakat.

Berita terkait