Selain itu, Kemenag juga mulai menyalurkan program beasiswa bagi guru ngaji sejak April 2026 untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kami ingin ustaz dan ustazah semakin unggul dan inovatif dalam menyampaikan pembelajaran,” ujarnya.
BACA JUGA: Serunya 75 Siswa SD IT Al Madinah Kebumen Belajar Jadi Presenter dan Kameramen
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Salaf API Tegalrejo Magelang, KH. Nur Machin Chudlori, mengingatkan pentingnya menjaga orientasi pendidikan pesantren.
“Jangan bergeser dari pendidikan ke sekadar pengajaran. Pembentukan karakter tetap menjadi hal utama,” pesannya.
Peluncuran program Pesantren Ramah Anak ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan sekaligus memperkuat perlindungan santri. Sinergi antara pemerintah, Kemenag, pesantren, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, humanis, dan berdaya saing. ***






