Beritakebumen.com – Panggung audisi Indonesian Idol XIV kembali dihebohkan oleh sosok yang tak terduga.
Sosok viral yang dikenal dengan persona galau, Fajar Sadboy, muncul sebagai kontestan dan berhasil mencuri perhatian.
Kehadirannya di ruang audisi tidak hanya membawa suasana jenaka, tetapi juga berakhir manis dengan keberhasilannya mengamankan Golden Ticket untuk melaju ke babak berikutnya.
Sejak awal memasuki ruangan, Fajar langsung menjadi pusat perhatian tim juri yang terdiri dari Judika, Arman Maulana, Maia Estianty, Reza Arap, dan Soleh Solihun.
BACA JUGA: Terobosan Besar! Film “TIMUR” Garapan Iko Uwais Tantang Avatar di Bioskop Indonesia
Dengan raut wajah sedih yang menjadi ciri khasnya, Fajar tetap tampil percaya diri mengenakan busana ikonik yang sering ia gunakan di berbagai konten media sosial.
Goyang Wenggo-Wenggo Guncang Ruang Audisi
Dalam kesempatan tersebut, Fajar memilih membawakan lagu berjudul “Wenggo-Wenggo”. Penampilannya terbilang unik, vokal khasnya dipadukan dengan gerakan panggung yang energik sukses membuat para juri ikut bergoyang.
Fajar membuktikan bahwa dirinya memiliki kapasitas sebagai entertainer yang mampu menguasai panggung dan menghibur penonton dengan gaya aslinya.
Ketegangan audisi mencair saat Fajar mulai melemparkan deretan quotes galau andalannya. Ia sempat terlibat dialog lucu dengan Juri mengenai filosofi cinta dari sudut pandang seorang “Sadboy”.
Lolos ke Babak Eliminasi
Keputusan juri untuk meloloskan Fajar sempat diwarnai diskusi hangat. Para juri mempertimbangkan antara murninya kualitas vokal dengan nilai hiburan yang dibawa Fajar ke dalam kompetisi.
BACA JUGA: Lirik Lagu Akhir Tahun dari Masdddho, Kisah Perjuangan dan Doa Penutup Tahun
Namun, daya tarik dan kesegaran yang ia tawarkan dianggap menjadi warna baru yang positif bagi Indonesian Idol musim ini.
Hasil akhirnya, para juri sepakat memberikan Golden Ticket kepada Fajar Sadboy.
Kini, Fajar Sadboy siap menghadapi tantangan yang lebih berat di babak eliminasi untuk membuktikan musikalitasnya di hadapan seluruh masyarakat Indonesia.






