PEJAGOAN, Beritakebumen.com – Masyarakat Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, dikejutkan dengan peristiwa meninggalnya seorang pria secara mendadak di sebuah warung buah durian pada Jumat, 26 Desember 2025 pagi.
Korban yang diketahui berinisial Ns (42), warga Dukuh Sokawera, Desa Jemur, dilaporkan mengembuskan napas terakhirnya setelah sempat mengalami kejang-kejang di lokasi kejadian.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 08.30 WIB di Dukuh Widoropayung, RT 04 RW 03, Desa Kedawung.
Menurut keterangan sejumlah saksi, Nasrulloh awalnya terlihat sedang beristirahat dengan merebahkan diri di atas sebuah dipan panjang di dalam warung durian tersebut.
BACA JUGA: Petani di Mirit Meninggal di Sawah, Polisi Pastikan Bukan Tindak Pidana
Namun, suasana tenang seketika berubah saat korban tiba-tiba mengalami kejang-kejang yang cukup hebat.
Melihat kondisi darurat tersebut, saksi di lokasi langsung menghubungi Polsek Pejagoan untuk meminta pertolongan medis.
Tak lama berselang, personel Polres Kebumen bersama tim INAFIS dan tenaga kesehatan tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
Sayangnya, setelah dilakukan pemeriksaan awal secara intensif, tim medis menyatakan bahwa nyawa pria yang berprofesi sebagai wiraswasta tersebut sudah tidak tertolong.
Hasil Pemeriksaan Tim Medis dan Kepolisian
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman mengonfirmasi bahwa pemeriksaan menyeluruh telah dilakukan terhadap jenazah korban.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh tim INAFIS serta pemeriksaan fisik dari tim medis RSUD dan tim forensik, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Nasrulloh.
“Kematian korban murni diduga karena masalah kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada indikasi kekerasan atau keterkaitan dengan tindak pidana. Gejala kejang-kejang yang dialami korban menjadi indikator medis utama penyebab kematian ini,” terang Faris Budiman.
BACA JUGA: Petani Asal Wadasmalang Meninggal di Depan Warung Pasar Dorowati, Begini Kronologinya
Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban dan melakukan pendataan terhadap sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Kompol Faris mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi yang belum terbukti kebenarannya.
Ia juga mengingatkan warga untuk segera melapor ke petugas kepolisian terdekat jika menemukan kejadian serupa atau situasi darurat di lingkungan mereka.






