Longsor dan Banjir Terjang Kebumen, 1.700 Warga Terdampak, 10 Mengungsi

Kebumen Diterjang Banjir dan Longsor Akibat Hujan Deras, Ribuan Jiwa Terdampak, Tanggul Panjatan Jebol. (Foto: BPBD Kebumen)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kebumen sejak Minggu, 9 November 2025 siang mengakibatkan sejumlah titik longsor dan banjir.

Peristiwa ini berdampak pada ratusan kepala keluarga dan mengakibatkan sepuluh jiwa harus mengungsi.

Berita Lainnya

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen bersama relawan telah diterjunkan untuk melakukan asesmen dan evakuasi.

Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto, mengungkapkan bencana tanah longsor dan banjir melanda beberapa kecamatan di Kebumen pada Minggu, 9 November 2025, antara pukul 15.00 WIB hingga 22.30 WIB.

BACA JUGA: BPBD Kebumen Distribusikan 15.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berdasarkan laporan sementara dari Pusdalops BPBD Kebumen setidaknya 1.700 jiwa lebih dari ratusan kepala keluarga merasakan dampak langsung dari bencana ini.

Rincian Lokasi Bencana

Tanah Longsor

Dilaporkan terjadi di lima lokasi, yaitu Desa Seboro, Desa Pucangan (Kecamatan Sadang), Kelurahan Plarangan (Karanganyar), serta Desa Penimbun dan Desa Karanggayam (Kecamatan Karanggayam).

Sebagian besar titik longsor belum tertangani, termasuk yang menimpa dinding dan dapur rumah warga, serta yang menutup sebagian Jalan Kabupaten Karanganyar-Karanggayam.

Banjir

Genangan air dengan ketinggian 30-50 cm melanda permukiman dan jalan di Desa Karangkemiri, Desa Candi, Kelurahan Plarangan, Kelurahan Panjatan (Kecamatan Karanganyar), serta Desa Pekuwon (Kecamatan Adimulyo).

Di Kelurahan Panjatan, banjir diperparah oleh tanggul yang jebol. Sementara di Desa Peniron (Kecamatan Pejagoan), bahu jembatan dan sebagian jalan kabupaten dilaporkan terbawa arus banjir.

Selain dua bencana utama, cuaca ekstrem juga menyebabkan pohon tumbang di Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, yang telah berhasil ditangani.

Upaya Penanganan

BPBD Kebumen terus memantau perkembangan dan menghimpun data terdampak yang dinilai masih dapat berubah. Personil dan relawan kebencanaan telah dikerahkan untuk melakukan asesmen cepat dan proses evakuasi warga.

BACA JUGA: Warga Caruban yang Hanyut di Sungai Karanganyar Ditemukan Meninggal Dunia

Pagi ini, hujan telah reda dan genangan air di beberapa lokasi seperti Karangkemiri, Plarangan, dan Desa Candi mulai surut. Namun, genangan di Kelurahan Panjatan sempat tergenang di kisaran 30-50 cm.

Lalu lintas di Jalan Nasional depan Hotel Aman Karanganyar juga sempat tersendat namun mulai dapat dilalui kendaraan roda empat.

Dampak Korban dan Kerugian

Kabar baik datang dari laporan korban jiwa dan luka-luka, yang hingga berita ini diturunkan dinyatakan nihil.

Namun, sebanyak 10 warga dari Kelurahan Panjatan terpaksa mengungsi akibat banjir. Data kerugian material dan kerusakan infrastruktur masih dalam proses penghitungan oleh tim di lapangan.

Menurut Heri, penyebab utama bencana ini adalah hujan deras dengan intensitas tinggi yang disertai jebolnya tanggul di Kelurahan Panjatan.

Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru dari saluran resmi BPBD Kebumen.

Berita terkait