Polres Kebumen Gelar Nonton Bareng Film “Sayap-Sayap Patah 2”, Ini Tujuannya

Nonton Bareng
Peserta nonton bareng foto bersama. (Foto: Dok. Humas Polres Kebumen)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Polres Kebumen menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film “Sayap-Sayap Patah 2” di Platinum Cineplex Trio Mall Studio 3, Jumat (30/5/2025). Kegiatan nonton bareng ini dalam rangka mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergitas antar elemen masyarakat.

Kegiatan nobar dipimpin oleh Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, serta diikuti oleh Ketua Bhayangkari Cabang Kebumen Ny Wati Eka Baasith Syamsuri, para Pejabat Utama (PJU) Polres, personel Polres Kebumen, dan Bhayangkari.

Berita Lainnya

Tak hanya dari internal Polri, nobar kali ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kebumen, wartawan, organisasi masyarakat (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP) mahasiswa, hingga tokoh masyarakat Kebumen.

BACA JUGA: Polres Kebumen Patroli Intensif di Sekitar Pusat Perbelanjaan Modern

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi terhadap film nasional yang mengangkat kisah heroik anggota Polri, tetapi juga sebagai wadah untuk menjalin kedekatan dan silaturahmi bersama masyarakat.

“Film ini sarat akan nilai perjuangan dan pengorbanan yang bisa menjadi motivasi bersama. Selain itu sebagai sarana hiburan,” terang Kapolres.

Film “Sayap-Sayap Patah 2” merupakan kelanjutan dari film pertama, dan terinspirasi dari kisah nyata anggota Densus 88 di Samarinda. Film ini menggambarkan perjuangan berat seorang anggota Polri yang harus berhadapan dengan kelompok terorisme, sekaligus mempertaruhkan keselamatan keluarga yang ia cintai.

Cuplikan Mengharukan

Salah satu cuplikan mengharukan dalam film menunjukkan risiko tugas sebagai Densus 88 bukan hanya mengancam keselamatan pribadi, tapi juga keselamatan keluarga.

Bahwa salah satu pemeran utama, Olivia gadis kecil seorang anak dari anggota Densus 88 Anti Teror Polri harus meninggal karena insiden ledakan bom di sekolahnya.

BACA JUGA: Terjadi Kericuhan di Halaman Mapolres Kebumen, Ini Faktanya

Adegan ini sontak membuat banyak penonton terbawa cerita. Terlihat sejumlah penonton, termasuk Bhayangkari dan tokoh masyarakat, sesenggukan menahan tangis karena cerita yang menyentuh hati.

“Film ini sangat menyentuh. Kita jadi lebih menghargai perjuangan para anggota Polri di lapangan,” ujar salah satu penonton dari kalangan akademisi.

Kapolres Kebumen berharap, melalui kegiatan seperti ini, semangat cinta tanah air dan kepedulian terhadap keamanan bangsa dapat terus tumbuh di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

Berita terkait