Polres Kebumen Jadi yang Pertama Distribusikan 50 Ton Jagung ke Bulog

Kirim Jagung
Kapolres Kebumen memberangkatkan jagung ke Bulog. Sumber: Polres Kebumen

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Polres Kebumen mencetak sejarah sebagai institusi pertama di Kabupaten Kebumen yang berhasil mendistribusikan 50 ton jagung hasil panen ke Bulog, Senin (5/8/2025). Distribusi ini menandai komitmen kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri memimpin pelepasan distribusi jagung di lokasi penyimpanan milik Polres sebelum diberangkatkan ke gudang Bulog Kebumen. Pengiriman perdana ini merupakan hasil panen tahap pertama dari kelompok tani binaan Polres Kebumen, yang dikelola oleh Koperasi Polres Kebumen (Primkopol).

Berita Lainnya

“Jagung yang kami distribusikan telah memenuhi standar nasional, baik dari segi kadar air maupun harga pembelian,” ujar Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith.

Jagung dengan kadar air 18-20% dijual seharga Rp5.500 per kilogram. Sedangkan jagung dengan kadar air 14% dihargai Rp6.400 per kilogram oleh Bulog. Kehadiran Primkopol diklaim berhasil memangkas peran spekulan yang selama ini memengaruhi harga pasar.

Awal yang Baik

Kapolres berharap distribusi ini menjadi pemicu bagi kelompok tani binaan lainnya untuk ikut serta dalam mendukung program pangan berkelanjutan.

Wakil Pimpinan Cabang Bulog Magelang, Miftah Rahmawati, mengapresiasi pendistribusian jagung oleh Polres Kebumen. Menurutnya, langkah ini sangat strategis, terutama karena wilayah lain seperti Magelang belum memasuki musim panen.

“Ini awal yang baik. Kami berharap kerja sama seperti ini bisa berlangsung secara berkelanjutan dan tidak berhenti di sini,” kata Miftah.

BACA JUGA: Canggih! PKL Kebumen Kini Punya QR Code Identitas Lewat Aplikasi SIPKALI

Distribusi ini membuka peluang baru dalam pola kemitraan antara aparat keamanan dan petani lokal, yang tak hanya menstabilkan harga, tapi juga memperkuat cadangan pangan regional.

Program ini merupakan bagian dari dukungan Polres Kebumen terhadap kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis budidaya jagung lokal. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan dampak positif bagi petani, konsumen, serta stabilitas ekonomi daerah.

Dengan distribusi 50 ton jagung ke Bulog, Polres Kebumen tidak hanya membuktikan keberhasilan pembinaan kelompok tani, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana sinergi institusi dapat mendorong pembangunan ekonomi dan pangan yang berkelanjutan.

Berita terkait