Ratusan Perantau Kebumen Diberangkatkan dengan Bus Arus Balik Gratis

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Ratusan perantau asal Kebumen kembali ke Jakarta dengan fasilitas bus arus balik gratis yang diinisiasi oleh anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Dadiyono. Pelepasan armada bus yang berjumlah 16 unit ini dilaksanakan pada Minggu 6 April 2025 pukul 9.00 WIB.

Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif yang sangat membantu masyarakat Kebumen tersebut.

Berita Lainnya

Baca juga: Insiden Balon Udara di Klirong: Bahaya Penerbangan dan Sanksi Hukum

“Hari ini kita menyaksikan pelepasan arus balik gratis ke Jakarta yang merupakan inisiasi dari Bapak Dadiyono, anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, dan didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui perwakilan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang turut hadir,” ujarnya.

Zaeni Miftah juga membandingkan dengan program serupa yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen pada arus mudik sebelumnya.

“Jika kemarin Pemkab Kebumen memfasilitasi 5 bus untuk arus mudik, kali ini ada 16 bus untuk arus balik. Inisiatif dari Bapak Dadiono ini sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama para perantau di Jakarta,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap jumlah armada bus gratis ini dapat terus bertambah di masa mendatang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Bapak Dadiyono atas inisiatif yang luar biasa ini. Ini adalah contoh nyata dari ‘khoirunnas anfauhum linnas’, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya.

Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith, Kepala Dinas Perkimhub Kebumen Slamet Mustolkhah, perwakilan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Kepala Terminal Bus Kebumen, panitia arus balik, para awak bus, serta ratusan perantau yang akan kembali ke Jakarta.

Sementara itu, Dadiyono menjelaskan bahwa program arus balik gratis ini merupakan kelanjutan dari program serupa pada saat arus mudik.

“Kemarin saat arus mudik, kami menyediakan 24 bus. Untuk arus balik hari ini, terverifikasi ada 16 bus yang memberangkatkan para perantau,” ungkapnya.

Dadiyono memperkirakan bahwa setiap bus mengangkut rata-rata hampir 50 penumpang, sehingga total penumpang yang diberangkatkan mencapai sekitar 800 orang. Ia juga menyebutkan bahwa program serupa telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, namun jumlah armada pada tahun ini lebih banyak.

“Alhamdulillah, respons masyarakat sangat positif. Kami di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki komitmen untuk membantu masyarakat, terutama para perantau di Jakarta agar dapat mudik dan bersilaturahmi saat Idul Fitri,” kata Dadiyono.

Ia menyoroti tingginya biaya tiket transportasi, terutama saat musim mudik.

“Kita tahu rata-rata tiket mudik bisa mencapai Rp400 ribu hingga Rp500 ribu. Jika satu keluarga terdiri dari enam orang, tentu biaya pulang pergi sangat besar. Insyaallah, kami akan terus berjuang di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar program ini dapat menjadi agenda tahunan,” tegasnya.

Sebelum keberangkatan, seluruh bus telah melalui pemeriksaan kelaikan dan dinyatakan aman untuk beroperasi. Selain itu, para sopir juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan dalam kondisi fit untuk mengemban tugas mengantarkan para perantau kembali ke Jakarta dengan selamat.

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *