KEBUMEN, Beritakebumen.com – Pemkab Kebumen mendorong pemanfaatan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Hingga 28 Oktober 2025, realisasi penyaluran KPR FLPP di Kebumen telah mencapai 57 unit, setara dengan pencapaian di Kabupaten Banjarnegara.
Sosialisasi program ini digelar untuk menjangkau lebih banyak calon pemilik rumah, terutama dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat berpenghasilan rendah.
Berdasarkan data yang terungkap dalam Sosialisasi Program Pembiayaan KPR Sejahtera FLPP di Gedung Pertemuan Setda Kebumen, Rabu, 19 November 2025, total realisasi KPR FLPP di Jawa Tengah telah menembus 19.258 unit dengan nilai pembiayaan mencapai Rp2,2 triliun.
BACA JUGA: Bantuan Bedah Rumah ke-49 & 50, Sedulur Kebumen Gandeng GMDP untuk Warga Buayan
Dari jumlah tersebut, kontribusi Kabupaten Kebumen dan Banjarnegara masing-masing sebanyak 57 unit.
Program KPR FLPP merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Di Kebumen, saat ini telah ada tiga pengembang yang menyediakan rumah untuk program ini, yaitu Kabumian Hill, Cluster Asha, dan Villa Karangsari.
Produk KPR Sejahtera FLPP menawarkan sejumlah kemudahan. Calon pembeli hanya perlu menyiapkan uang muka sebesar 1% dari harga limit rumah. Suku bunga ditetapkan tetap sebesar 5% hingga lunas dengan tenor maksimal 20 tahun.
Angsuran per bulan dimulai dari kisaran Rp1 juta, dan peserta juga dibebaskan dari biaya premi asuransi serta PPN. Syarat penghasilan maksimal adalah Rp8,5 juta per bulan untuk lajang dan Rp10 juta untuk yang sudah menikah.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung program nasional 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat.
Kerja sama dengan Bank Jateng diperkuat untuk mempermudah masyarakat mengakses hunian layak melalui skema pembiayaan yang ringan.
“Melalui program FLPP, masyarakat mendapatkan banyak keuntungan. Bunga kredit disubsidi pemerintah, BPHTB dibebaskan, dan retribusi PBG juga gratis. Proses memiliki rumah menjadi jauh lebih ringan,” ujar Lilis.
BACA JUGA: Stok Terbatas! Ini Rekomendasi Rumah Murah di Kebumen Harga Rp150 Jutaan, Cek Daftarnya
Bupati Lilis Nuryani secara khusus mendorong para ASN di Kebumen yang belum memiliki rumah untuk memanfaatkan program ini. Ia menekankan pentingnya berinvestasi untuk masa depan dengan memiliki hunian sendiri.
“Saya menyarankan kepada seluruh ASN untuk mengikuti program ini. Bagi Bapak/Ibu yang selama ini ingin memiliki rumah sendiri, ini adalah kesempatan emas. Mari sisihkan sebagian gaji untuk mendapatkan rumah,” pesannya.
Ia juga meminta kepada semua peserta sosialisasi untuk menyebarluaskan informasi ini kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat luas.
Tujuannya, tidak ada lagi warga Kebumen yang berhak atas program ini tetapi tertinggal informasi. Dengan demikian, program perumahan terjangkau ini dapat dirasakan manfaatnya secara lebih merata, mendukung terwujudnya hunian yang layak bagi seluruh keluarga di Kebumen.






