Rumah Pengap Jadi Segar! Simpan 6 Tanaman Ini Agar Udara Lebih Sehat

Solusi rumah sehat, inilah 6 tanaman hias indoor penghasil oksigen agar ruangan tidak pengap. (Foto: Ilustrasi AI)

Beritakebumen.com – Memelihara tanaman hias kini bukan sekadar hobi estetika, melainkan kebutuhan untuk menciptakan lingkungan rumah yang lebih sehat.

Dalam sebuah ulasan edukatif di kanal YouTube Cakra Pendar, terungkap bahwa beberapa jenis tanaman hias memiliki kemampuan luar biasa dalam memproduksi oksigen sekaligus menyaring polutan berbahaya di dalam ruangan.

Berita Lainnya

Bagi pemilik rumah yang sering merasa ruangan terasa pengap atau kering, pemilihan tanaman indoor yang tepat menjadi kunci. Salah satu yang paling direkomendasikan adalah Lidah Mertua.

BACA JUGA: Bikin Melongo! Ternyata 10 Tanaman Rumahan Ini Punya Kekuatan Rahasia Penarik Kemakmuran

Berbeda dengan tanaman pada umumnya, Lidah Mertua tetap melepaskan oksigen pada malam hari, menjadikannya pembersih udara alami yang ideal untuk ruang tamu maupun kamar tidur.

Selain itu, Lili Paris atau Spider Plant juga mencuri perhatian karena efektivitasnya yang kilat. Tanaman ini diklaim mampu menyapu bersih sekitar 95 persen racun di udara hanya dalam waktu 24 jam.

Kemampuannya meningkatkan kelembapan udara menjadikannya solusi alami bagi rumah yang memiliki sirkulasi udara kurang baik.

Bagi mereka yang menyukai nuansa tropis, Palem Kuning hadir sebagai pilihan utama. Diketahui bahwa satu pohon palem kuning cukup untuk menyegarkan udara di area seluas 50 meter persegi.

Sementara itu, bagi pemula yang mencari tanaman “tahan banting”, Sirih Gading dan Dracaena menjadi rekomendasi karena perawatannya yang minimal namun tetap memberikan dampak visual dan kesehatan yang besar.

BACA JUGA: Halaman Belakang Mungil Tetap Rimbun, Ini Strategi Menata Taman Minimalis di Tahun 2026

Tak ketinggalan, Lidah Buaya yang selama ini dikenal untuk kecantikan, ternyata berperan vital dalam menyerap karbon dioksida di malam hari.

Dengan tren gaya hidup sehat yang terus meningkat, mengintegrasikan tanaman-tanaman ini ke dalam desain interior dianggap sebagai investasi murah untuk kesehatan jangka panjang.

Namun, para ahli mengingatkan untuk tetap memperhatikan drainase pot dan intensitas cahaya agar tanaman penghasil oksigen ini dapat tumbuh optimal dan tidak cepat mati.

Berita terkait