Selain Kawal Gizi, Program MBG di Kebumen Serap Ribuan Tenaga Kerja Baru

SPPG
Ilustrasi dapur SPPG. by AI

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Pemkab Kebumen memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG hingga tingkat kecamatan.

Kebijakan ini untuk menjamin kelancaran dan akuntabilitas penyaluran program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut kepada penerima manfaat.

Berita Lainnya

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kebumen, Edi Rianto, menjelaskan pembentukan Satgas MBG tingkat kecamatan direncanakan mulai bergulir pada November 2025.

Satgas ini akan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan terkait.

“Mulai November Satgas MBG tingkat kecamatan akan dibentuk,” ujar Edi Rianto di kantornya, Rabu, 22 Oktober 2025.

BACA JUGA: SPPG Kemala Bhayangkari Kebumen Resmi Beroperasi, 1.022 Siswa di Mirit Nikmati MBG

Hingga Senin, 20 Oktober 2025, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Kebumen telah mencapai 71 unit.
Jumlah ini melayani total 187.752 penerima manfaat, mencakup sekitar 65 hingga 67 persen dari keseluruhan target siswa penerima program.

Edi Rianto optimistis Kebumen akan mencapai target 93 dapur beroperasi penuh pada akhir tahun. Program MBG dinilai memiliki dampak positif signifikan terhadap perekonomian lokal.

Kebumen, sebagai daerah agraris, memiliki potensi besar untuk memasok bahan baku. Pihaknya berharap dapat mengupayakan agar produk pertanian dan UMKM lokal Kebumen.

Terutama makanan kering, bisa terserap maksimal oleh dapur-dapur MBG, meskipun diakui ada sebagian bahan baku yang belum tersedia di Kebumen.

Selain itu, program ini juga menciptakan lapangan kerja baru, dengan rata-rata 40 tenaga kerja di setiap dapur.

Wewenang Pemkab Kebumen dalam skema MBG ini berfokus pada fungsi monitoring dan evaluasi.

BACA JUGA: MBG Kebumen Tetap Berlanjut Selama Ramadhan, Mekanisme Berubah

Pemda bertanggung jawab memastikan pengendalian pelaksanaan MBG berjalan baik, termasuk menjaga kualitas makanan, sanitasi, dan kesehatan.

Sementara itu, aspek lain seperti anggaran, penentuan lokasi, dan distribusi sepenuhnya diatur oleh pemerintah pusat.

Dengan dibentuknya Satgas, Pemkab Kebumen siap bertindak cepat jika terjadi kendala, termasuk mengamankan korban jika ada permasalahan lapangan.

Berita terkait