SEMPOR, Beritakebumen.com – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen kembali memicu bencana alam.
Sebuah tebing di Desa Donorojo, Kecamatan Sempor, dilaporkan longsor pada Kamis malam, 25 Desember 2025 setelah diguyur hujan lebat disertai angin kencang sejak sore hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB ini mengakibatkan kerusakan pada dua rumah warga di Dukuh Ketileng.
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
BACA JUGA: Polres Kebumen Cek Bapokting di Pasar Tradisional dan Modern Jelang Nataru
Namun, material tanah dari tebing setinggi 10 meter dengan panjang 15 meter ambrol karena kondisi tanah yang labil dan jenuh akan resapan air hujan.
“Longsor ini murni dipicu oleh intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah Sempor. Beruntung penghuni rumah selamat,” ujar Kompol Faris Budiman saat meninjau lokasi pada Jumat, 26 Desember 2025.
Titik longsor bermula dari area di belakang kediaman Suwandi (70), seorang petani setempat. Material tanah yang merosot kemudian menghantam rumah Santari Sardin (82) yang terletak tepat di bawahnya.
Akibat terjangan material tersebut, kaca jendela rumah Santari pecah dan sebagian tanah masuk ke area bangunan.
Merespons kejadian ini, Kapolsek Sempor AKP Wiyono bersama relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) dan perangkat desa langsung melakukan koordinasi di lapangan.
Petugas telah memasang terpal di titik mahkota longsor sebagai langkah mitigasi darurat guna mencegah air hujan kembali masuk ke retakan tanah yang dapat memicu longsor susulan.
BACA JUGA: Peringati Bulan Tanam Pohon Nasional, Polres Kebumen Hijaukan 9,6 Hektare Lahan di Karanggayam
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat di Kecamatan Sempor untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat topografi wilayah tersebut didominasi perbukitan yang rawan pergerakan tanah saat musim penghujan.
Rencananya, aksi kerja bakti massal yang melibatkan personel kepolisian, pemerintah desa, dan warga akan digelar pada Sabtu. 27 Desember 2025 esok untuk membersihkan sisa material dan memperkuat tanggul pengaman.






