Tembus 100 Kg per Hari, Camilan ‘Kriuk’ Warga Kutowinangun Jadi Primadona Baru di Kebumen

Terinspirasi dari dapur rumah tangga di Kebumen, Kriuk Kebumen membuktikan kemasan dan identitas lokal bisa mendongkrak penjualan UMKM. (Foto: Kebumen TV News)

KUTOWINANGUN, Beritakebumen.com – Siapa sangka, camilan tradisional lanting yang dikemas dengan sentuhan modern mampu menjelma menjadi primadona di tengah masyarakat.

Itulah yang berhasil dilakukan Muhammad Alif, warga Desa Karangsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen.

Berita Lainnya

Melalui brand “Kriuk Kebumen”, ia sukses mengembangkan usaha mikro yang kini mampu memproduksi hingga 100 kilogram camilan setiap harinya untuk memenuhi tingginya permintaan pasar.

Alif tidak menjalankan usaha sendirian. Sang istri menjadi tulang punggung operasional harian dalam proses pengemasan yang dilakukan dari rumah mereka di RT 04 RW 02.

BACA JUGA: Keren! Camilan Pisang dari Puring Kebumen Sukses Merambah Pasar Taiwan

Usaha rumahan ini berfokus pada pengemasan ulang camilan lanting dengan varian rasa kerupuk yang unik dan menggoda. Bahan baku berkualitas diperoleh dari rekanan, lalu dikemas secara praktis dan ekonomis.

Strategi ini membuat produk lebih terjangkau dan mudah dinikmati berbagai kalangan. Dedikasi pasangan suami istri ini benar-benar teruji, terutama dengan target produktivitas 1 kuintal per hari untuk menjaga ketersediaan stok di pasaran.

Pemilihan nama “Kriuk Kebumen” sarat akan makna dan misi. Alif ingin konsumen dengan mudah mengenali produknya yang memiliki tekstur renyah khas, perpaduan antara lanting dan kerupuk.

Lebih dari sekadar nama, ada misi besar untuk membawa nama baik Kebumen ke kancah yang lebih luas.

“Tujuannya agar sewaktu-waktu produk ini dibawa ke mana pun, tetap membawa nama baik Kebumen. Syukur-syukur rasanya cocok di lidah seluruh orang Indonesia,” ungkap Alif.

Kualitas produk menjadi prioritas utama. Tekstur camilan “Kriuk Kebumen” sangat renyah namun tidak keras, membuatnya aman dan nyaman dinikmati oleh semua usia, termasuk para lansia.

BACA JUGA: Kisah Sukses Bakso Raos Eco Kebumen, Dari Mantan Kades hingga Jadi Pemasok Program MBG

Kegurihannya yang pas di mulut menjadi daya tarik tersendiri yang membuat konsumen ketagihan.

Saat ini, wilayah pemasaran produk meliputi area Kebumen dan sekitarnya. Popularitas Kriuk Kebumen semakin teruji saat hari besar keagamaan tiba.

Lonjakan permintaan yang terjadi seringkali membuat Alif dan istri kewalahan memenuhi pesanan yang datang bertubi-tubi.

Berita terkait