Tim Berhasil Angkat Empat Perahu Nelayan yang Tenggelam di Pantai Pasir, Ini Kendala Saat Pengangkatan

Perahu Nelayan
Warga menarik perahu yang berhasil diangkat ke permukaan. (Foto: BPBD Kebumen)

AYAH, Beritakebumen.com – Tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi empat unit perahu nelayan yang tersangkut di bawah laut akibat gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Pantai Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Sabtu (2/8/2025).

Dari lima unit perahu yang masih tersangkut di dasar laut dengan kedalaman sekitar 10-15 meter, empat perahu berhasil diangkat ke permukaan. Satu di antaranya mengalami kerusakan berat, sementara tiga lainnya mengalami kerusakan sedang.

Berita Lainnya

BACA JUGA: Pasca Gelombang Tinggi di Kebumen, 8 Perahu Berhasil Diselamatkan, 5 Masih Hilang

Perahu-perahu yang berhasil diangkat kemudian ditarik menjauh dari bibir pantai ke daratan. Tim gabungan evakuasi terdiri atas penyelam water rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, unsur TNI AL, Polair Polres Kebumen, SAR SAR Lawet Perkasa, Penyelam Banyu Biru, Kowara, Destana Pasir, hingga Rukun Nelayan Kebumen Rescue. Mereka diterjunkan sejak pagi hari untuk melakukan penyelamatan.

“Evakuasi dilakukan dengan cara penyelaman untuk memutus tali jangkar yang menahan perahu di dasar laut,” Humas BPBD Kebumen Heri Purwoto, Minggu 4 Agustus 2025.

Proses Evakuasi Hadapi Beragam Kendala

Adapun proses evakuasi tidak mudah. Tim penyelam harus menghadapi berbagai kendala, terutama arus bawah laut yang kuat. Selain itu jarak pandang penyelaman mendekati nol akibat air laut yang sangat keruh.

“Gelombang tinggi hingga sore hari turut menghambat stabilitas penyelam, bahkan membahayakan keselamatan tim,” ungkap Heri.

Menurut Heri, keberhasilan evakuasi tak lepas dari sinergi antar lembaga yang bekerja cepat dan terkoordinasi.

“Koordinasi lintas sektor sangat membantu mempercepat proses penanganan dan mengurangi risiko kerugian lebih besar,” tambahnya.

BACA JUGA: Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Pesisir Kebumen hingga 31 Juli, BPBD Ingatkan Hal Ini

Kejadian bermula ketika gelombang tinggi dan angin kencang menyapu 15 perahu nelayan yang tengah diparkir di tepi Pantai Pasir, Kecamatan Ayah, Kebumen. Sebagian perahu terseret hingga tenggelam ke dasar laut pada kedalaman sekitar 10–15 meter. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, Pemkab Kebumen mengimbau para nelayan untuk lebih waspada dan memperhatikan peringatan cuaca dari BMKG. Dalam kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini, nelayan diminta menunda aktivitas melaut demi keselamatan.

“Keselamatan jiwa lebih utama. Kami harap nelayan menunggu hingga kondisi gelombang benar-benar stabil sebelum kembali melaut,” tegasnya.

Berita terkait