TMMD Sengkuyung 2025 Bangun Jalan 1 Kilometer di Desa Argosari

TMMD Sengkuyung
Pemukulan gong menandai pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025. Sumber: Kodim 0709 Kebumen

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2025 resmi dibuka di Desa Argosari, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Rabu (23/7/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan nasional melalui partisipasi lintas sektor.

Upacara pembukaan yang dipusatkan di Lapangan Desa Argosari dihadiri sekitar 350 orang. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasilog Korem 072/Pamungkas Kolonel Inf Imron Masyhadi SE, Dandim 0709/Kebumen Letkol Arm Purba Sudibyo SIP, Komandan Secata Rindam IV Letkol Inf Reza Pahlevi SSos, Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, serta Asisten I Sekda Kebumen R Agung Pambudi.

Berita Lainnya

BACA JUGA: Drone Bantu Petani Klaten Tingkatkan Hasil Panen

TMMD Sengkuyung Tahap III kali ini menargetkan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.077 meter, lebar 2,7 meter, dan ketebalan 12 cm. Selain sasaran fisik, sejumlah kegiatan nonfisik juga dilaksanakan, di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, pencegahan narkoba, pemahaman UU ITE, serta pelatihan pembuatan gula semut.

Dandim 0709/Kebumen Letkol Arm Purba Sudibyo menekankan pentingnya sinergi dalam pembangunan. “Kalau berjalan sendiri mungkin lebih cepat, tapi bersama kita bisa melangkah lebih jauh,” ujarnya.

Semangat Gotong Royong

Mewakili Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Asisten I R Agung Pambudi mengapresiasi kontribusi TNI dalam pembangunan pedesaan. Ia menyebut TMMD sebagai sarana memperkuat nilai kebangsaan dan gotong royong.

“TMMD ini bukan hanya soal fisik, tapi juga membangun kesadaran sosial masyarakat desa. Mari kita sambut prajurit dengan antusias dan terlibat aktif,” ungkap Agung.

BACA JUGA: Cari Tahu Nama Desa di Kecamatan Sruweng, Kebumen? Ini Daftarnya!

Hal senada disampaikan Kepala Desa Argosari, Jaisman Agus Wahyudi. Ia menyatakan bahwa TMMD memberi dampak signifikan terhadap produktivitas dan kemandirian warga.

Kegiatan ditutup dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya program. Pemerintah berharap TMMD membawa manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Argosari.

Berita terkait