KEBUMEN, Beritakebumen.com – Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Pasar Jatisari–Balai Desa Wonosari Kecamatan Kebumen dikeluhkan warga. Pasalnya, jalan tersebut kondisinya rusak parah dan berlubang.
Kondisi ini semakin parah saat musim hujan di mana banyak lubang besar tertutup genangan air yang menyebabkan banyak pengendara sepeda motor terpeleset dan jatuh.
Baca juga: Wakapolres, Kabag SDM, Kasatlantas, dan Kasatreskrim Polres Kebumen Dirotasi
Terlebih lagi kondisi jalan rusak tersebut berada di depan sekolah mulai dari PAUD, TK, hingga sekolah dasar. Menurut Pemdes Wonosari, jalan tersebut terakhir diperbaiki pada 10 tahun lalu. Hingga kini belum ada upaya perbaikan kembali.
“Untuk jalan ini dari depan Balai Desa Wonosari ke arah timur sampai dengan Pasar Jatisari ini statusnya sudah milik kabupaten. Jadi dari desa tidak bisa menganggarkan,” kata Kasi Pelayanan Desa Wonosari, Megy Dinastri, Kamis 13 Februari 2025.
Megy menuturkan, di tahun 2024 jalan sepanjang 1 kilometer tersebut sudah ada wacana perbaikan dengan dicor beton. Namun hingga saat ini belum muncul tanda-tanda perbaikan.
Akses ke Pasar Jatisari
“Ini merupakan jalur utama dari arah Desa Sumberadi dan Tanahsari, lewatnya sini. Kalau kendaraan besar seperti truk lewatnya sini semua, karena kalau lewat Surupan (underpass rel kereta api) itu tidak bisa,” kata Megy di lokasi.
Menurutnya, jalan yang dikeluhkan warga tersebut terakhir diperbaiki saat masa pemerintahan Bupati Buyar Winarso, sekitar 10 tahun yang lalu.
“Dari Pemerintah Desa Wonosari sendiri dan juga gabung dengan desa-desa lain di sekitar Wonosari itu sudah mengajukan dan mengusulkan supaya ini segera diperbaiki tapi sampai saat ini belum ada perbaikan,” jelas Megy.
Sementara itu salah satu pengguna jalan, Pambudi Utomo, mengatakan bahwa kondisi jalan tersebut sudah sangat meresahkan.
“Kalau hujan seperti ini jalannya berbatu-batu dan berlumpur. Tidak jarang juga orang-orang sering kejeglong-jeglong, kasian motornya juga. Apalagi ini di depan TK, akses untuk anak-anak bersekolah dan ibu-ibu yang lewat sini cukup membahayakan,” pungkasnya.






