KEBUMEN, Beritakebumen.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di pesisir selatan, untuk meningkatkan kewaspadaan.
Peringatan ini dikeluarkan menyusul adanya peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi gelombang tinggi mencapai 2,5–4 meter.
Berlaku 28–31 Juli 2025
BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap memprakirakan cuaca di perairan selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo akan didominasi berawan dengan potensi hujan ringan.
BACA JUGA: Jadwal SIM Keliling Kebumen 2025: Lokasi, Biaya, dan Syarat Perpanjangan SIM A & C
Gelombang tinggi diprediksi mencapai 2,5–4 meter, disertai angin bertiup dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 5–25 knot.
Peringatan ini berlaku mulai 28 Juli pukul 07.00 WIB hingga 31 Juli 2025 pukul 07.00 WIB.
Imbauan untuk Masyarakat dan Nelayan
Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto, meminta warga menghindari aktivitas di dekat pantai, termasuk berenang atau bermain di tepi laut.
“Masyarakat disarankan memantau perkembangan cuaca melalui sumber resmi seperti BMKG atau BPBD Kebumen untuk meminimalkan risiko bencana,” ujarnya.
Bagi nelayan, BPBD mengingatkan agar mempertimbangkan keselamatan sebelum melaut. Jika terpaksa beraktivitas, pastikan peralatan keselamatan seperti pelampung, radio, dan GPS berfungsi dengan baik.
BACA JUGA: Jadwal Terbaru Samsat Keliling Kebumen 2025: Lokasi, Jam Buka, dan Syarat Pembayaran PKB
Selain itu, warga diimbau mengamankan barang berharga di tempat lebih tinggi dan menyiapkan rencana evakuasi jika diperlukan.
Gelombang tinggi berpotensi menimbulkan bahaya, sehingga kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci menghadapi kondisi ini.
Masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang guna memastikan keselamatan diri dan keluarga.






