Waspada Instalasi Listrik Saat Hujan, Lansia di Kebumen Jadi Korban Sengatan Arus PJU

Pria lansia di Desa Pandansari, Sruweng, Kebumen meninggal tersengat listrik saat cari pakan ternak. (Foto: Humas Polres Kebumen)

SRUWENG, Beritakebumen.com – Seorang kakek berusia 72 tahun meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik di pinggir jalan Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin, 16 Februari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

Berita Lainnya

Korban bernama Marsono, warga setempat, saat itu sedang mencari pakan ternak di Dukuh Krenceng.

Ia membawa sabit untuk memotong daun nangka yang lokasinya berdekatan dengan tiang penerangan jalan umum.

BACA JUGA: Sambaran Petir di Klirong Kebumen, Satu Ekor Sapi Mati dan Instalasi Listrik Rusak

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan kondisi sekitar sedang basah karena hujan turun sebelum kejadian.

Diduga korban tersengat listrik dari instalasi tiang tersebut.

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Di lokasi memang ada aliran listrik dan tanah dalam keadaan basah,” ujar AKBP Putu.

Warga yang melintas menemukan korban sudah tergeletak di tepi jalan. Mereka segera melapor ke petugas PLN untuk memutus aliran listrik.

Setelah aman, korban dilarikan ke PKU Sruweng namun nyawanya tidak tertolong. Jenazah kemudian dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan.

Polsek Sruweng bersama Tim Inafis Polres Kebumen melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan sabit yang dibawanya.

BACA JUGA: Kronologi Pria di Kebumen Meninggal Tersengat Arus Listrik dari Kawat Penyangga Tiang

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan luka bakar di jari tangan kanan dan luka di pelipis kiri korban. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya.

Polres Kebumen mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di dekat instalasi listrik, terutama ketika kondisi hujan.

Masyarakat diminta segera melapor ke petugas jika menemukan instalasi listrik yang membahayakan.

Berita terkait