KEBUMEN, Beritakebumen.com – Sebanyak 32 santri Kabupaten Kebumen bersiap bersaing dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII tingkat Provinsi Jawa Tengah di Tegal.
Mereka akan mengikuti 25 cabang dan kategori lomba yang mencakup bidang keagamaan, seni Islami, bahasa, dan olahraga.
Kontingen tersebut dilepas di Pendopo Kabumian, Jumat, 9 Oktober 2026, dengan dukungan dari Pemkab Kebumen, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kebumen, dan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT).
Para peserta berasal dari berbagai Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di sejumlah kecamatan, antara lain Kebumen, Petanahan, Pejagoan, Kuwarasan, Sruweng, dan Gombong.
BACA JUGA: Tiga Santri Kebumen Jadi Wakil Jateng di MTQ Nasional XXXI, Siap Tampil Maksimal
Mereka akan membawa hasil pembinaan dari lembaga masing-masing untuk berkompetisi di tingkat provinsi.
Tampil di Cabang Keagamaan, Seni, Bahasa, dan Olahraga
Berdasarkan daftar peserta DPC FKDT Kabupaten Kebumen, cabang keagamaan yang diikuti meliputi Tahfidz Juz Amma, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) kitab Safinatunnaja.
Kemudian, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Murotal wal Imla’, pembacaan Nadhom Aqidatul Awam, Cerdas Cermat Diniyah, adzan, dan selawat.
Di bidang bahasa dan seni, para santri akan berkompetisi dalam lomba pidato Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Jawa, serta puisi Islami dan kaligrafi.
Sementara itu, pada bidang olahraga, kontingen Kebumen mengikuti lomba lari sprint 100 meter, bulu tangkis tunggal, dan tenis meja tunggal.
Keikutsertaan dalam beragam cabang tersebut menjadi kesempatan bagi para santri untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman, dan menunjukkan potensi yang telah dikembangkan melalui pendidikan diniyah.
BACA JUGA: Santri Kebumen Tembus 5 Besar WMSC 2026, Siap Wakili Indonesia di Bulgaria
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kemenag Kebumen, Fahrudin, berharap seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, PORSADIN menjadi ruang bagi santri untuk mengukur kemampuan sekaligus belajar menghargai proses kompetisi.
Pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah juga berperan dalam memperkuat pemahaman agama, membangun kedisiplinan, mengembangkan kreativitas, dan membentuk kecakapan sosial.
“Kami berharap seluruh kontingen Kabupaten Kebumen dapat mengikuti PORSADIN VIII dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menampilkan kemampuan terbaiknya. Semoga para santri dapat meraih prestasi membanggakan serta membawa nama baik Kabupaten Kebumen di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” ujar Fahrudin.
Dukungan terhadap kontingen juga disampaikan saat pelepasan. Bupati Kebumen Lilis Nuryani menjanjikan hadiah bagi peserta yang berhasil meraih juara.
BACA JUGA: Hari Santri 2026 Kebumen Dimulai, 7 Makam Pendiri Pesantren Jadi Tujuan Ziarah Perdana
“Nanti kalau ada yang juara, Ibu kasih hadiah,” kata Lilis.
Dengan bekal persiapan dan dukungan berbagai pihak, kontingen Kebumen diharapkan mampu bersaing secara maksimal dalam PORSADIN VIII.
Ajang ini sekaligus menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan dan membawa nama Kabupaten Kebumen di tingkat Jawa Tengah.






