BERITAKEBUMEN.COM – WhatsApp tengah menguji fitur privasi baru bernama Restricted Chat yang dirancang untuk memperketat keamanan percakapan pribadi maupun grup.
Fitur ini memungkinkan pengguna membatasi penyimpanan media, ekspor riwayat obrolan, penggunaan Meta AI, hingga akses percakapan melalui perangkat tertaut.
Fitur Restricted Chat atau Chat yang Dibatasi tersebut mulai diuji secara terbatas melalui aplikasi WhatsApp versi beta untuk Android dan iOS.
Kehadirannya memberikan pilihan perlindungan tambahan bagi pengguna yang ingin menjaga percakapan sensitif agar lebih sulit diakses atau disalin ke luar aplikasi.
BACA JUGA: Cek HP Kamu Sekarang! Daftar Smartphone Ini Tak Bisa Pakai WhatsApp Mulai Oktober 2026
Empat Perlindungan dalam Fitur Restricted Chat WhatsApp
Saat fitur Restricted Chat diaktifkan pada percakapan tertentu, WhatsApp menerapkan empat pembatasan utama untuk meningkatkan privasi pengguna.
1. Foto dan Video Tidak Tersimpan Otomatis
Foto, video, dan berkas media yang dibagikan dalam percakapan tidak akan otomatis tersimpan ke galeri ponsel.
Pengaturan ini membantu pengguna mengendalikan penyimpanan media dari obrolan yang dilindungi.
2. Riwayat Percakapan Tidak Bisa Diekspor
WhatsApp menonaktifkan fitur ekspor riwayat obrolan pada percakapan yang menggunakan Restricted Chat.
Dengan demikian, pengguna tidak dapat mengekspor isi percakapan melalui fitur tersebut untuk dipindahkan ke luar aplikasi.
3. Meta AI Tidak Bisa Digunakan
Pembatasan berikutnya berlaku pada Meta AI. Pengguna tidak dapat memanggil atau melibatkan asisten kecerdasan buatan milik Meta di dalam ruang obrolan yang dilindungi fitur ini.
BACA JUGA: One UI 9 Mulai Bergulir di HP Samsung, 7 Fitur Baru Ini Bikin Pengalaman Makin Praktis
4. Percakapan Tidak Bisa Diakses dari Perangkat Tertaut
Fitur Restricted Chat juga membatasi akses melalui perangkat tertaut, seperti laptop atau komputer yang menggunakan WhatsApp Web maupun WhatsApp Desktop.
Percakapan yang dilindungi hanya dapat diakses melalui ponsel utama pengguna.
Enkripsi End to End Tetap Aktif
Meski menerapkan sejumlah pembatasan tambahan, WhatsApp tetap mempertahankan sistem enkripsi end-to-end pada percakapan yang dilindungi.
Teknologi tersebut memastikan pesan hanya dapat dibaca oleh pengirim dan penerima yang dituju.
Pembatasan melalui Restricted Chat menjadi lapisan perlindungan tambahan untuk mengurangi kemungkinan isi percakapan tersimpan atau diakses melalui jalur tertentu.
Fitur ini bersifat opsional sehingga pengguna dapat menentukan percakapan mana yang ingin diberi perlindungan tambahan.
BACA JUGA: Tablet Terbaik untuk Kerja dan Produktivitas, Ini 5 Pilihan dengan Fitur AI dan Layar Tajam
Masih dalam Pengujian Beta
Berdasarkan informasi dalam naskah, Restricted Chat sedang diuji secara terbatas oleh pengguna WhatsApp beta di Android versi 2.26.39.11 dan iOS versi 26.39.10.20.
Pengguna yang memperoleh akses ke fitur ini dapat mengaktifkannya secara manual melalui menu informasi profil pada obrolan personal maupun grup.
Hingga saat ini, WhatsApp belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran Restricted Chat untuk seluruh pengguna.
Ketersediaan fitur tersebut masih bergantung pada proses pengujian dan keputusan perusahaan mengenai distribusi secara lebih luas.






