6.702 Generasi Beta Telah Lahir di Kebumen, Disdukcapil Catat Nama-Nama Unik

Fenomena nama unik Generasi Beta di Kebumen, Disdukcapil catat ribuan akta kelahiran. (Ilustrasi: Created by AI)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Sejak awal 2025, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kebumen telah menerbitkan 6.702 akta kelahiran untuk anak-anak yang tergolong dalam Generasi Beta.

Generasi ini, yang lahir mulai 1 Januari 2025, menjadi sorotan karena orang tua mereka memberikan nama yang unik dan penuh makna.

Berita Lainnya

Kepala Disdukcapil Kebumen, Jamal Darwanto, mengungkapkan bahwa nama-nama ini tidak hanya indah, tetapi juga mengandung filosofi mendalam.

“Selain itu, nama-nama Gen Beta Kebumen juga menyimpan harapan, nilai budaya lokal, dan pandangan global,” ujar Jamal, di Kebumen, Jumat, 8 Agustus 2025.

BACA JUGA: Fakta Unik! Ini Kecamatan dengan Penduduk Wanita Cantik Terbanyak di Kebumen, Mana Saja?

Beberapa nama unik yang tercatat di hari-hari pertama 2025 antara lain Nuansa Kaluna Praratya, Samudra Aksara Hakiim, dan Simfoni Damai Nesiantara.

Nama-nama ini merupakan perpaduan bahasa Indonesia klasik, Sanskerta, Arab, hingga kosakata futuristik.

Tren pemberian nama pada Gen Beta ini, kata Jamal, kecenderungan menggabungkan unsur budaya lokal dengan nilai-nilai global dan spiritualitas. Sehingga sejalan dengan semangat zaman yang mengedepankan identitas personal dan estetika.

Apa Itu Generasi Beta?

Generasi Beta merupakan kelompok individu yang lahir dari tahun 2025 hingga sekitar 2039. Mereka diperkirakan akan menjadi generasi yang sangat terhubung dengan teknologi dan hidup di dunia yang terus berubah dengan cepat.

Menurut Jamal, Disdukcapil Kebumen berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, sambil mengapresiasi kreativitas orang tua.

BACA JUGA: Fakta Mengejutkan, Dari 1,46 Juta Penduduk Kebumen, Hanya 63 Bergelar Doktor

Namun, lanjut dia, penting untuk diingat bahwa pemberian nama tetap harus sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2022.

Peraturan ini mengharuskan nama mudah dibaca, tidak bermakna negatif, panjangnya maksimal 60 huruf, dan terdiri dari minimal dua kata.

“Dengan lahirnya ribuan Generasi Beta, Kabupaten Kebumen menyongsong masa depan dengan harapan besar, melalui anak-anak yang tumbuh dengan identitas kuat dan nama-nama yang penuh makna,” tandasnya.

Berita terkait