Resahkan Warga dengan Senjata Tajam, Pria Diduga ODGJ di Kebumen Diamankan Polisi

Diduga mengalami gangguan jiwa, seorang pria bersenjata tajam di Kebumen akhirnya dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah Gombong. Proses pengamanan melibatkan negosiasi alot dan tindakan persuasif dari kepolisian. (Foto: Humas Polres Kebumen)

ADIMULYO, Beritakebumen.com – Aparat kepolisian dari Polres Kebumen mengamankan seorang pria berinisial JA (29) yang diduga mengalami gangguan jiwa di Desa Sidomulyo, Kecamatan Adimulyo.

Pria tersebut dilaporkan membawa sejumlah senjata tajam saat berjalan-jalan di lingkungan desa, sehingga memicu ketakutan di tengah masyarakat.

Berita Lainnya

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa insiden ini berlangsung cukup dramatis pada Selasa sore, 3 Februari 2026.

Laporan warga masuk ke pihak berwajib sekitar pukul 16.30 WIB setelah melihat JA menenteng parang dan belati di area publik.

BACA JUGA: Duka Beruntun Keluarga Mochamad Faik, Anggota Satpol PP Gugur, 2 Nenek Wafat dalam Waktu Berdekatan

Proses Negosiasi Berlangsung Alot

Personel Polsek Adimulyo segera menuju lokasi setelah menerima pengaduan. Petugas kemudian berkoordinasi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta unsur Koramil Adimulyo untuk menyusun strategi pengamanan.

Menariknya, tindakan ini juga didasari atas permintaan orang tua JA yang merasa terancam karena putranya masih menggenggam senjata saat berada di dalam rumah.

Petugas mengedepankan pendekatan persuasif melalui mediasi yang dipimpin oleh kepala desa dan kepala dusun setempat.

Proses negosiasi tersebut berlangsung selama beberapa jam hingga malam hari guna menghindari adanya korban luka.

Evakuasi dan Penanganan Medis

Sekitar pukul 20.30 WIB, JA akhirnya bersedia melepaskan senjata tajam miliknya dengan cara melemparkannya ke dalam sumur di halaman rumah.

Memanfaatkan momentum tersebut, petugas bergerak cepat melakukan penyergapan dari arah belakang. Meski sempat memberikan perlawanan, JA berhasil diborgol demi keselamatan petugas dan dirinya sendiri.

BACA JUGA: Anggota Satpol PP Kebumen Meninggal Dunia Usai Diserang ODGJ Saat Evakuasi di Alian

Dalam penggeledahan lanjutan, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa dua bilah belati yang diselipkan di pinggang dan saku celana. Kemudian, satu unit tas punggung hitam berisi sangkur dan belati lipat.

Guna mempermudah proses evakuasi, tenaga kesehatan dari Puskesmas Adimulyo melakukan tindakan pembiusan medis.

JA kemudian dibawa menggunakan ambulans desa menuju RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk mendapatkan perawatan kejiwaan lebih lanjut.

AKBP Putu menegaskan bahwa tindakan tegas ini diambil murni untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kebumen agar tetap kondusif.

Berita terkait