Auto Kuat Seharian! dr Zaidul Akbar Ungkap Rahasia Puasa Lebih Kuat Cukup dengan Bahan Dapur Ini

Rahasia puasa lebih kuat ala dr. Zaidul Akbar bukan hanya soal makan, tapi juga memicu tubuh membakar lemak. (Foto: Ilustrasi Canva)

Beritakebumen.com – Menjalankan ibadah puasa Ramadan sering kali menjadi tantangan fisik, terutama saat rasa haus yang hebat dan perut keroncongan mulai menyerang di siang hari.

Menanggapi hal ini, pakar kesehatan herbal dr. Zaidul Akbar membagikan rahasia kesehatan kuno bernama Sakanjabin.

Berita Lainnya

Ramuan legendaris ini terbukti ampuh menjaga hidrasi tubuh sekaligus menekan rasa haus dalam waktu yang lebih lama.

Kunci tubuh tetap segar selama berpuasa terletak pada hidrasi seluler yang optimal. Dr. Zaidul Akbar memperkenalkan Sakanjabin, minuman sederhana warisan masa lalu yang sangat efektif dikonsumsi saat sahur.

BACA JUGA: Cara Siapkan Stok Lauk Ramadan 2026, Sahur dan Buka Puasa Jadi Anti Ribet

Ramuan ini hanya memerlukan campuran satu sendok makan cuka (apel, madu, atau nanas) dan dua sendok makan madu yang dilarutkan dalam air.

Untuk menambah khasiat pencernaan dan aroma segar, kamu bisa menambahkan daun mint atau biji kemukus yang telah dimasak sebentar.

Perpaduan cuka dan madu ini bekerja sangat baik dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh sepanjang hari, sehingga kamu tidak mudah merasa kering di tenggorokan.

Tips Nutrisi Agar Kenyang Lebih Lama

Selain hidrasi, asupan makanan saat sahur menentukan tingkat energi kita. Dr. Zaidul menyarankan untuk mengurangi karbohidrat sederhana dan mulai memprioritaskan protein.

Jenis protein seperti telur, ikan, tahu, dan tempe memberikan efek kenyang yang jauh lebih awet dibandingkan nasi atau olahan tepung.

Sebagai alternatif menu sahur yang padat nutrisi, beliau merekomendasikan susu kacang hijau jahe. Caranya, rendam kacang hijau untuk menghilangkan antinutrisi.

Lalu blender bersama jahe dan pandan tanpa menggunakan santan kemasan. Minuman ini memberikan tenaga ekstra tanpa membuat perut terasa begah.

Pulihkan Cairan Tubuh Saat Berbuka

Saat waktu berbuka tiba, hindarilah minuman manis kemasan yang justru memicu lonjakan gula darah mendadak.

Dr. Zaidul Akbar menyarankan kombinasi unik antara buah semangka dengan sedikit taburan garam laut (non-refinasi).

Kandungan air yang tinggi pada semangka, bertemu dengan mineral dari garam, mempercepat proses penyerapan cairan ke dalam sel tubuh.

BACA JUGA: Jadwal Puasa Ramadan 2026, Muhammadiyah Tetapkan 18 Februari

Selain itu, mengonsumsi semangka bersama kurma juga sangat baik untuk menyeimbangkan suhu tubuh secara alami setelah seharian berpuasa.

Bagi kamu yang memiliki riwayat asam lambung, penggunaan cuka dalam ramuan Sakanjabin sebaiknya dimulai dengan dosis rendah atau disesuaikan dengan kenyamanan tubuh masing-masing.

Memulai makan besar dengan buah, sayur, atau makanan fermentasi sangat disarankan untuk menyiapkan pencernaan agar tetap sehat selama Ramadan 2026.

Berita terkait