KEBUMEN, Beritakebumen.com – Berdasarkan data resmi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun 2025, Kabupaten Kebumen masuk daftar 10 besar kabupaten/kota penyumbang penerima beasiswa LPDP terbanyak di Jawa Tengah.
Dari total 374 warga Jawa Tengah yang meraih beasiswa LPDP pada 2025, Kebumen menyumbang 20 penerima. Capaian ini menempatkan Kebumen di peringkat keempat secara provinsi.
Kota Semarang memimpin daftar dengan 50 penerima, disusul Klaten 24 penerima, dan Kota Surakarta 21 penerima. Posisi kelima ditempati Banyumas dengan 19 penerima.
BACA JUGA: PWI Kebumen Masuk Kampus, Ajak Mahasiswa Piksi Ganesha Perangi Berita Bohong
Dari 20 awardee asal Kebumen, sebanyak 12 orang memilih melanjutkan studi di dalam negeri, sementara 8 lainnya menempuh pendidikan di berbagai universitas ternama dunia.
Program magister menjadi pilihan utama 10 penerima, diikuti program doktor sebanyak 6 orang, dan program spesialis sebanyak 4 orang.
Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi tujuan favorit dengan 3 penerima. Satu penerima tercatat mengambil program di RSUP dr Sardjito, satu di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dan satu lagi mengikuti program kolaborasi UGM dengan Hiroshima University.
Untuk tujuan luar negeri, The University of Melbourne menerima 2 awardee asal Kebumen. Sementara Central South University, Georgetown University.
Kemudian, KTH Royal Institute of Technology, dan The University of Edinburgh masing-masing menerima satu penerima beasiswa.
Secara keseluruhan, LPDP tahun 2025 mencatatkan 4.295 penerima beasiswa di seluruh Indonesia.
Jawa Tengah menduduki peringkat keempat provinsi dengan penerima terbanyak, setelah Jawa Barat (650 penerima), DKI Jakarta (549 penerima), dan Jawa Timur (526 penerima).
BACA JUGA: Di Kebumen, Mendikdasmen Serukan Pentingnya Siswa Antre dan Ambil Sendiri MBG
Di tingkat provinsi, 122 awardee memilih studi di dalam negeri dengan UGM sebagai tujuan terbanyak (53 penerima), diikuti UI (9 penerima) dan ITB (4 penerima).
Untuk studi luar negeri, Central South University menjadi primadona dengan 8 penerima, disusul The University of Edinburgh dan The University of Melbourne masing-masing 6 penerima.






