KEBUMEN, Beritakebumen.com – Dokter Aisah Dahlan mengungkap fakta ilmiah tentang ikatan kuat antara ibu dan anak yang ternyata memengaruhi kelancaran rezeki keluarga.
Dalam kajian psikologi dan neurologi Islami, ia menjelaskan hubungan ini berasal dari faktor genetika bernama mitokondria.
Perempuan memiliki desain otak yang istimewa. Pusat bahasa di otak kiri dan kanan perempuan bekerja seimbang.
Hal ini membuat ibu mampu memproduksi 20.000 kata per hari, sementara laki-laki rata-rata hanya 7.000 kata.
Bagian tengah otak bernama corpus collosum pada perempuan juga lebih tebal. Keunggulan ini memungkinkan ibu melakukan banyak tugas sekaligus atau multitasking.
“Terima saja karunia otak tengah yang tebal ini dengan senang hati. Jika kita bekerja dengan rasa syukur, pekerjaan terasa ringan dan kesuksesan akan bertambah,” pesan dr. Aisah dalam video di kanal Kajian Islami.
Fakta menarik lainnya datang dari penelitian seluler. Mitokondria penghasil energi dalam tubuh anak 100 persen berasal dari sel telur ibu.
BACA JUGA: Hindari Kopi Manis Setelah Bangun Tidur, Terapkan 5 Kebiasaan Ini demi Umur Panjang
Secara keseluruhan, 75 persen pengaruh energi anak berasal dari ibunya. Inilah sebabnya Rasulullah SAW menyebut peran ibu hingga tiga kali sebelum ayah.
“Jika ibu senang, anak akan tiga kali lipat lebih senang. Sebaliknya, jika ibu stres atau marah, anak merasakan dampak negatif yang sama kuatnya,” jelas dr. Aisah.
Keharmonisan keluarga juga membuka pintu rezeki. Suami membawa sinyal energi dari ibunya. Restu dan doa ibu mertua sangat menentukan keberhasilan suami mencari nafkah.
Ketika sinyal suami dan istri selaras serta saling mendoakan, magnet doa untuk menarik rezeki menjadi jauh lebih kuat.
Para ibu diharapkan mampu mengelola emosi dan kata-kata dengan bijak. Ucapan adalah doa yang dikirim melalui sistem saraf dan sinyal bioplasmik.
Dengan memahami peran sebagai magnet dalam rumah tangga, ibu bisa menciptakan suasana penuh kasih sayang demi masa depan anak dan kelancaran rezeki keluarga.






