ALIAN, Beritakebumen.com – Program bedah rumah kembali digulirkan komunitas Sedulur Kebumen.
Kali ini, bantuan menyasar Taryono, warga RT 02 RW 04, Desa Krakal, Kecamatan Alian, yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.
Kepastian renovasi rumah Taryono diperoleh setelah kunjungan Sedulur Kebumen pada Rabu, 8 Juli 2026.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan bedah rumah ke-52 yang rutin dilakukan komunitas tersebut.
BACA JUGA: Hanya Tiga Hari Kumpulkan Dana, Sedulur Kebumen Bedah Rumah ke-51 yang Ambruk di Klirong
Total bantuan yang diberikan mencapai Rp25 juta, terdiri dari Rp20 juta dari donatur Sedulur Kebumen dan Rp5 juta dari anggaran desa.
Selain bantuan renovasi, Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Sosial P3A turut menyalurkan paket sembako.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Wakapolres, jajaran kepala dinas, Forkopimcam Alian, serta relawan Sedulur Kebumen.
Sesepuh Sedulur Kebumen, Sugeng Budiawan, menjelaskan pendanaan program bersumber dari gotong royong para donatur.
Ia menegaskan tidak ada pungutan kepada warga, namun swadaya tenaga tetap diperbolehkan.
Rumah akan dibangun dengan konstruksi layak menggunakan baja ringan, atap galvalum, dan lantai keramik.
Selama proses pembangunan, Taryono akan tinggal sementara di rumah kosong dekat mushola.
“Selama proses pembangunan berjalan, penerima manfaat akan tinggal sementara di rumah kosong dekat mushola,” ujar Sugeng.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi atas peran aktif komunitas dalam membantu warga kurang mampu.
BACA JUGA: Bantuan Bedah Rumah ke-49 & 50, Sedulur Kebumen Gandeng GMDP untuk Warga Buayan
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci penanganan masalah sosial.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi aktif dari komunitas seperti Sedulur Kebumen sangat membantu menangani masalah sosial di lapangan,” kata Bupati.
Dinas Sosial memastikan Taryono telah terdaftar sebagai penerima bantuan sembako rutin dan jaminan kesehatan BPJS PBI dari APBD.
Ke depan, asesmen lanjutan akan dilakukan untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran sesuai kondisi penerima manfaat.






