Sering Makan Mi Instan? Waspadai Risiko Hipertensi dan Stroke Akibat Natrium

Bahaya mi instan berlebihan, dr. Gia Pratama ingatkan natrium tinggi bisa picu hipertensi hingga stroke. (Foto: Ilustrasi AI)

BERITAKEBUMEN.COM – Mi instan menjadi makanan praktis yang digemari banyak orang karena mudah disajikan dan memiliki cita rasa gurih.

Namun, di balik kepraktisannya, konsumsi mi instan secara berlebihan menyimpan risiko kesehatan yang tidak boleh diabaikan.

Berita Lainnya

Pakar kesehatan dr. Gia Pratama mengingatkan bahwa kandungan natrium yang tinggi dalam bumbu mi instan dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu penyakit serius, termasuk stroke.

Menurut dr. Gia Pratama, makanan dengan kandungan garam atau natrium tinggi dapat menyebabkan kadar natrium dalam darah meningkat.

BACA JUGA: Rutin Minum Air Kelapa Setiap Hari, Benarkah Bermanfaat untuk Tubuh?

Kondisi ini membuat tubuh menahan lebih banyak cairan sehingga volume darah bertambah dan tekanan darah naik.

Hipertensi sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas sehingga dikenal sebagai silent killer.

Banyak penderita baru mengetahui kondisinya setelah mengalami komplikasi akibat tekanan darah yang tidak terkontrol.

Tekanan darah yang terus meningkat berisiko menyebabkan pembuluh darah pecah, termasuk di otak. Kondisi tersebut dikenal sebagai stroke hemoragik dan memerlukan penanganan medis darurat.

Secara medis, stroke terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu stroke akibat penyumbatan pembuluh darah yang mencakup sekitar 85 persen kasus serta stroke hemoragik akibat pecahnya pembuluh darah yang mencapai sekitar 15 persen kasus.

Risiko ini dapat terjadi pada siapa saja, terutama mereka yang memiliki aneurisma atau kelemahan pada dinding pembuluh darah.

dr. Gia juga menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat yang mengonsumsi dua bungkus mi instan dalam sekali makan. Padahal, kandungan natrium pada setiap kemasan mi instan tergolong tinggi.

Asupan natrium yang berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi, terutama jika kebiasaan tersebut dilakukan secara terus-menerus.

BACA JUGA: Tren Makan Sehari Sekali, Amankah bagi Kesehatan? Ini Hal yang Wajib Diperhatikan

Menjaga pola makan sehat menjadi langkah penting untuk mencegah hipertensi dan stroke.

Masyarakat disarankan membatasi konsumsi makanan tinggi garam, termasuk mi instan, serta membiasakan membaca informasi nilai gizi pada kemasan sebelum mengonsumsinya.

Dengan pola makan yang lebih seimbang, risiko penyakit akibat kelebihan natrium dapat ditekan sehingga kesehatan tubuh tetap terjaga dalam jangka panjang.

Berita terkait