Pengurus MUI Jawa Tengah 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Rektor UNIMUGO Jabat Ketua

Rektor Unimugo Sofyan Anif Terpilih Jadi Ketua MUI Jawa Tengah 2026-2031. (Foto: Humas Jateng)

SEMARANG, Beritakebumen.com – Rektor Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) Kebumen, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si, dipercaya menjadi salah satu pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah untuk masa khidmat 2026-2031.

Namanya tercantum sebagai salah satu ketua dalam susunan Dewan Pimpinan MUI Jawa Tengah periode tersebut.

Berita Lainnya

Pengukuhan pengurus MUI Jawa Tengah masa khidmat 2026-2031 berlangsung di Grhadika Bhakti Praja, Semarang, Senin, 24 Agustus 2026.
Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Umum MUI Pusat, M Anwar Iskandar.

Dalam sambutannya, M Anwar Iskandar menegaskan bahwa MUI memiliki peran sebagai pelayan umat sekaligus mitra pemerintah.

BACA JUGA: Enam Mahasiswa UNIMUGO Ikuti KKN Internasional 2026 di Malaysia, Singapura dan Hongkong, Ini Pesan Rektor

Menurutnya, tantangan yang dihadapi masyarakat dan bangsa Indonesia ke depan cukup kompleks, mulai dari persoalan ekonomi, stabilitas hingga kesejahteraan.

Karena itu, sinergi antara ulama dan umaro atau pemerintah dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Anwar juga memberikan perhatian terhadap kaderisasi ulama perempuan di Jawa Tengah.

Ia berharap MUI bersama pondok pesantren dapat mendorong lahirnya lebih banyak ulama perempuan yang kemudian ikut berkiprah di lingkungan MUI.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Jawa Tengah, Prof. Dr. K.H. Noor Achmad, M.A., mengatakan pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk kepentingan masyarakat.

Kerja sama tersebut mencakup sinergi program dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, syiar keagamaan, media massa, hingga perguruan tinggi.

Salah satu perhatian MUI Jawa Tengah adalah penguatan ekonomi umat. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan masyarakat ekonomi syariah, kalangan rektor, dan media massa.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang hadir dalam pengukuhan berharap pergantian kepengurusan MUI dapat menjadi momentum untuk memperkuat keberlanjutan pengabdian dan persatuan umat.

Luthfi juga mendorong agar kolaborasi antara MUI Jawa Tengah dan pemerintah provinsi terus diperkuat melalui berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, MUI merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun pemerintahan kolaboratif. MUI juga memiliki peran sebagai cooling system dalam menghadapi berbagai persoalan di Jawa Tengah.

BACA JUGA: UNIMUGO Berangkatkan 75 Mahasiswa Ikuti KKN Muhammadiyah-‘Aisyiyah 2026

Dalam susunan Dewan Pimpinan MUI Jawa Tengah masa khidmat 2026-2031, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si tercatat sebagai salah satu dari 12 ketua.

Posisi Ketua Umum dijabat Prof. Dr. K.H. Noor Achmad, M.A., sedangkan Wakil Ketua Umum dijabat Drs. K.H. Muhyiddin, M.Ag.

Kepengurusan baru MUI Jawa Tengah juga diperkuat sejumlah komisi yang menangani berbagai bidang.

Antara lain fatwa, ukhuwah Islamiyah, dakwah, pendidikan dan kaderisasi ulama, ekonomi syariah, perempuan dan keluarga, informasi dan digitalisasi, kesehatan, serta kerukunan antarumat beragama.

Berita terkait