BERITAKEBUMEN.COM – Perubahan perilaku pada kucing kerap dianggap sebagai hal biasa, seperti malas bergerak atau lebih banyak tidur.
Padahal, perubahan tersebut dapat menjadi tanda kucing mulai memasuki usia tua.
Mengenali tanda penuaan sejak dini penting agar gangguan kesehatan dapat segera diketahui dan kucing mendapat perawatan yang sesuai.
Mengutip informasi PetMD, terdapat sejumlah tanda penuaan pada kucing yang sering luput dari perhatian pemilik. Berikut 10 di antaranya:
BACA JUGA: Mengapa Kucing Suka Kotak dan Tidur 16 Jam Sehari? Pahami Rahasia Bahagianya
1. Lebih banyak tidur
Kucing dewasa dapat tidur sekitar 16 jam sehari. Ketika menua, durasi tidurnya bisa bertambah dan kucing lebih sulit dibangunkan.
Jika tubuh terlihat kaku, kesakitan, atau sulit bergerak setelah bangun, pemeriksaan dokter hewan diperlukan.
2. Masalah gigi dan mulut
Gangguan gigi dapat semakin memburuk seiring usia. Tandanya antara lain enggan makan, mengunyah hanya di satu sisi, atau sering menjatuhkan makanan. Pemeriksaan gigi secara berkala dianjurkan.
3. Perubahan nafsu makan
Penuaan dapat memengaruhi metabolisme sehingga pola makan berubah. Kucing bisa makan lebih banyak atau justru mengalami penurunan nafsu makan.
4. Berat badan menurun
Penurunan berat badan yang signifikan perlu diperhatikan, termasuk ketika nafsu makan masih baik. Pemeriksaan darah dapat membantu mengetahui penyebabnya.
5. Massa otot berkurang
Tubuh bagian belakang terlihat semakin kurus dan kucing mulai kesulitan melompat atau menaiki tangga. Gangguan metabolisme dan radang sendi dapat menjadi penyebab.
6. Penglihatan dan pendengaran menurun
Kucing tua dapat lebih sering menabrak benda di sekitarnya atau kurang merespons suara. Kehilangan penglihatan secara mendadak perlu segera diperiksakan.
7. Lebih sering minum
Peningkatan konsumsi air dapat menjadi tanda gangguan kesehatan, termasuk masalah ginjal atau diabetes.
8. Lebih sensitif
Kucing yang menua dapat menjadi lebih mudah rewel atau marah, terutama ketika dibangunkan atau disentuh saat sedang tidak ingin diganggu.
BACA JUGA: Jangan Sembarangan! Ini Daftar Makanan Manusia yang Harus Dihindari Kucing
9. Jarang melakukan grooming
Radang sendi dan tubuh yang kaku dapat membuat kucing kesulitan membersihkan bulunya. Pemilik perlu membantu menjaga kebersihan bulu secara rutin.
10. Gelisah dan lebih sering mengeong
Gangguan fungsi organ maupun perubahan kognitif dapat membuat kucing lebih gelisah dan sering mengeong, terutama pada malam hari. Pemeriksaan dokter hewan dapat membantu menemukan penyebabnya.
Perubahan kecil pada perilaku kucing perlu diperhatikan, terutama ketika hewan peliharaan mulai memasuki usia senja.
Perawatan rutin, pengamatan terhadap pola makan dan aktivitas, serta pemeriksaan kesehatan ke dokter hewan dapat membantu menjaga kucing tetap nyaman dan sehat selama masa tuanya.






