Pengunjung Internasional Terpukau Budaya Lokal di Kebumen Fest 2026

Kebumen Culture Festival
Para pengunjung international mengamati pemainan tradisional anak. Sumber: Pemkab Kebumen

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Sebanyak 18 pengunjung internasional dari sembilan negara turut mewarnai Kebumen Culture Festival di Pendopo Kabumian, pada 22–23 Agustus 2026. Festival yang menjadi bagian dari rangkaian Kebumen Fest 2026 pada 21–23 Agustus tersebut mempertemukan pengunjung mancanegara dengan seni, tradisi, permainan tradisional, serta kekayaan budaya masyarakat Kebumen.

Para pengunjung internasional tersebut berasal dari Afghanistan, Kolombia, Kenya, Malawi, Nigeria, Pakistan, Rwanda, Yaman, dan Austria. Mereka tidak sekadar menyaksikan pertunjukan, tetapi juga terlibat dalam sejumlah aktivitas yang memungkinkan mereka berinteraksi langsung dengan budaya lokal.

Berita Lainnya

Kebumen Culture Festival menghadirkan berbagai atraksi dan aktivitas budaya. Pengunjung dapat melihat koleksi keris, wayang kulit dan wayang golek, serta batik tulis. Panitia juga mengajak mereka mengikuti praktik membuat kerajinan anyaman pandan dan gerabah berbahan tanah liat.

BACA JUGA: Menkop Dorong IWAKK Walet Emas Bentuk Koperasi, Siapkan Bantuan Modal Rp100 Juta

Tidak hanya kesenian dan kerajinan, festival tersebut memperkenalkan permainan tradisional Nusantara seperti gasing bambu, congklak atau dakon, serta egrang bathok.

Pengalaman budaya semakin lengkap ketika para pengunjung mencicipi jamu gendong, minuman tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan kuliner dan budaya Nusantara.

Romaisa Liaqat, mahasiswa UGM asal Pakistan, mengaku menikmati kesempatan berinteraksi dengan masyarakat dan mengenal tradisi Kebumen secara langsung.

“Saya sangat terkesan dengan keramahan masyarakat serta kesempatan untuk mengenal Kebumen lebih jauh melalui cara yang interaktif seperti ini,” ujarnya.

BACA JUGA: Menkop Ferry Juliantono Buka Kebumen Travel Mart 2026, Dorong Benteng Van Der Wijck Jadi Cagar Budaya Nasional

Menurut Romaisa, salah satu pengalaman paling berkesan selama berada di Kebumen terjadi ketika ia menyaksikan pertunjukan di Alun-Alun Kebumen pada malam hari.

“Suasana yang semarak, pertunjukan yang indah, serta antusiasme penonton membuat pengalaman tersebut sangat istimewa dan tak terlupakan bagi saya,” katanya.

Berita terkait