Perempuan Ditemukan Meninggal di Depo Arsip Kebumen, Begini Kronologinya

Depo Arsip Kebumen
Ciri-ciri perempuan yang ditemukan Depo Arsip Kebumen. Sumber: Instagram/ident_reskbm

KEBUMEN, Beritakebumen.com –  Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya ditemukan meninggal dunia di bawah tangga Kantor Depo Arsip Kebumen, Jalan Cendrawasih, Kelurahan Panjer, Kebumen Senin (5/10/2026) pagi. Polisi tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban dan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitasnya.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 05.30 WIB ketika penjaga malam kantor bernama Hajarudin (57) hendak memulai membersihkan lingkungan Depo Arsip. Penjaga tersebut mengetahui perempuan itu biasa beristirahat di area bawah tangga, dekat tulisan “Ruang Bermain Anak”.

Berita Lainnya

Saat mencoba membangunkan korban, penjaga tidak mendapat respons. Ia kemudian memeriksa kondisi korban dan mendapati tangan perempuan tersebut sudah terasa dingin. Penjaga selanjutnya memberi tahu seorang saksi lain dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Kebumen sekitar pukul 06.00 WIB.

BACA JUGA: Sebagian Besar Jawa Tengah Masuk Status Awas Kekeringan, Kebumen Berstatus Waspada

Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 07.30 WIB bersama Tim Identifikasi Polres Kebumen dan tim medis. Petugas mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, melakukan olah TKP, kemudian membawa jenazah ke RSUD Kebumen untuk menjalani pemeriksaan medis.

Ditemukan dalam Kondisi Tertutup Kain Batik

Saat ditemukan, korban terbaring di lantai keramik di bawah tangga. Petugas mendapati tubuh korban menggunakan alas kain berwarna merah dan tertutup kain batik.

Korban mengenakan kaus biru bertuliskan “SEOUL KOREA”, celana panjang warna krem, serta popok dewasa. Polisi memperkirakan tinggi badan korban sekitar 150 sentimeter dan usianya sekitar 50 tahun.

Petugas juga menemukan sejumlah ciri khusus yang dapat membantu proses identifikasi. Pada lengan kanan korban terdapat tato bergambar kuda laut. Sementara pada lengan kiri terdapat tato bergambar perempuan dengan tulisan “EMI”.

BACA JUGA: HUT ke-81 TNI, Bupati Lilis Apresiasi Peran TNI dalam Pembangunan Desa di Kebumen

Di sekitar korban, polisi menemukan tas berwarna hitam yang berisi telepon seluler Samsung dan pengisi daya. Namun, pemeriksaan awal menggunakan perangkat identifikasi belum berhasil menemukan identitas korban.

Sejumlah barang lain juga ditemukan di sekitar lokasi, yakni botol minum dan gelas plastik.

Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi tidak menemukan bekas jeratan maupun luka yang diduga akibat benda tajam atau benda tumpul. Pemeriksaan medis juga mencatat tidak adanya luka jerat pada leher serta tidak ditemukan luka akibat benda tajam maupun benda tumpul.

Dokter memperkirakan korban meninggal dunia kurang dari enam jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Saat pemeriksaan berlangsung, belum ditemukan tanda kaku mayat maupun lebam mayat.

BACA JUGA: Cari Kerja di Kebumen? Malindo Aesthetic Center Buka Lowongan Content Creator dan Terapis, Cek Syaratnya

Dari hasil pemeriksaan, tenaga medis menduga korban meninggal akibat sakit. Namun, identitas korban tetap perlu dipastikan melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian masih mengumpulkan informasi mengenai korban, termasuk menelusuri ciri fisik dan barang yang ditemukan di sekitar lokasi.

Kapolsek Kebumen AKP Wayan Sukedana bersama anggota Polsek Kebumen tampak mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah ke RSUD Kebumen untuk pemeriksaan medis dan visum. Polisi juga masih menelusuri keberadaan keluarga atau pihak yang mengenali korban. ***

Berita terkait