SEMARANG, Beritakebumen.com – Sebagian besar wilayah Jawa Tengah masuk status AWAS kekeringan meteorologis pada Dasarian I Oktober 2026.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian karena dalam satu hari terakhir sebagian besar wilayah Jawa Tengah juga tercatat tidak mengalami hujan.
Stasiun Klimatologi Jawa Tengah merilis pembaruan Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis untuk periode 1–10 Oktober 2026.
Dalam pemetaan tersebut, sebagian besar wilayah Jawa Tengah berada dalam status Awas.
BACA JUGA: 14 Daerah di Jateng Waspada Kekeringan, Pemprov Siapkan Modifikasi Cuaca
Sementara itu, sejumlah daerah masuk kategori Waspada, termasuk Kabupaten Kebumen.
Daerah lain yang berada pada status yang sama yakni Kota Semarang dan Magelang serta Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, dan Kendal.
Adapun status Siaga tercatat di Kota Tegal dan Salatiga serta Kabupaten Batang dan Semarang.
Peringatan tersebut menjadi penting karena kondisi hujan di Jawa Tengah masih terbatas.
Berdasarkan peta sebaran curah hujan periode 4 Oktober pukul 07.00 WIB hingga 5 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB, sebagian besar wilayah Jawa Tengah tidak mengalami hujan.
Hujan ringan tercatat di sebagian besar wilayah Kabupaten Pekalongan, Batang, Kudus, Pati, dan Temanggung.
Hujan ringan juga terjadi di sebagian wilayah Pemalang dan Wonosobo serta sebagian kecil Brebes, Tegal, Kendal, Demak, Jepara, Blora, Grobogan, Rembang, Sragen, Magelang, Banjarnegara, Purbalingga, dan Banyumas.
BACA JUGA: Kebumen Bersiap Hadapi Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan
Hujan dengan intensitas sedang terjadi di sebagian kecil Kabupaten Pemalang, Pekalongan, Banjarnegara, Batang, Wonosobo, dan Temanggung.
Sementara hujan lebat tercatat di sebagian kecil wilayah Pemalang, Purbalingga, Pekalongan, Banjarnegara, dan Wonosobo.
Stasiun Klimatologi Jawa Tengah mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih secara bijak selama periode kekeringan.
Penggunaan air seperlunya juga perlu diikuti kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama ketika kondisi wilayah masih kering.






