TNI AD Gelar Latihan Meriam dan Rudal di Kebumen, 1.862 Prajurit Dikerahkan

Prajurit Arhanud TNI AD mengikuti Latihan Menembak Senjata Berat Terintegrasi 2026 di Lapangan Tembak Dislitbang TNI AD, Desa Setrojenar, Buluspesantren, Kebumen, Rabu, 21 Oktober 2026.

BULUSPESANTREN, Beritakebumen.com – Sebanyak 1.862 prajurit Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD mengikuti Latihan Menembak Senjata Berat (Latbakjatrat) Terintegrasi 2026.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Tembak Dislitbang TNI AD, Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Rabu, 21 Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

Latiah menembak ini juga diisi dengan pelayanan kesehatan dan pembagian sembako gratis bagi masyarakat sekitar.

BACA JUGA: 695 Calon Tamtama TNI AD Masuk Secata Gombong, Penggemblengan Dikmata 2026 Dimulai

Latihan yang digelar Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Pussenarhanud) tersebut menjadi ajang untuk menguji kemampuan prajurit, kesiapan personel, serta pengoperasian alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Sebanyak enam batalyon Arhanud dari Pulau Jawa terlibat dalam latihan ini, yakni Yonarhanud 3, 6, 8, 10, 15, dan 17.

Sejumlah persenjataan dikerahkan, mulai dari meriam kaliber 23 mm ZU, 40 mm L/70, dan 57 mm S-60 hingga sistem rudal pertahanan udara Starstreak dan Mistral Atlas.

Di sela latihan, Pussenarhanud menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan pembagian sembako bagi warga yang membutuhkan.

Pelayanan medis melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kebumen, Puskesmas Buluspesantren, DKT Gombong, Denkesyah Purwokerto, serta personel kesehatan Arhanud.

BACA JUGA: HUT ke-81 TNI, Bupati Lilis Apresiasi Peran TNI dalam Pembangunan Desa di Kebumen

Bantuan juga menyasar warga yang lahannya digunakan untuk penempatan alutsista dan tenda pasukan, termasuk pemilik warung di sekitar lokasi latihan.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus mendukung kesiapan pertahanan udara nasional.

Pos terkait