KEBUMEN, Beritakebumen.com – Seribu canting dipegang para pelajar SMA Negeri 1 Klirong dalam peringatan Hari Batik Nasional 2026.
Kegiatan membatik langsung ini menjadi cara membangun keterampilan dan kreativitas generasi muda, sekaligus mengenalkan warisan budaya bangsa.
Batik Kolosal Kontemporer 1.000 Canting di GOR SMA Negeri 1 Klirong memberi kesempatan siswa mengenal proses membatik dan menuangkan gagasan melalui karya mereka sendiri.
Semangat serupa berlangsung di SMA Negeri 1 Kebumen.
Peringatan Hari Batik Nasional dirangkai dengan peluncuran Bulan Bahasa, memadukan batik, bahasa, dan ekspresi siswa sebagai bagian dari pembelajaran budaya.
BACA JUGA: Batik Pegon Karya Difabel Kebumen Tembus Pasar Global, Diapresiasi Istri Wagub Jateng
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menegaskan pelestarian budaya perlu melibatkan generasi muda secara langsung.
Budaya perlu diberi ruang untuk berkembang mengikuti kreativitas dan perubahan zaman.
Keterlibatan pelajar menjadi penting karena keterampilan dan kreativitas yang tumbuh dari proses membatik dapat membuka peluang dalam kewirausahaan dan ekonomi kreatif.
Peringatan Hari Batik Nasional di sekolah menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Pelajar mendapat ruang berkarya, mengenal potensi daerah, dan mengembangkan keterampilan sebagai bekal masa depan.






