AYAH, Beritakebumen.com – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan bocah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Ijo, Kecamatan Ayah, Kebumen, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 13.10 WIB. Korban atas nama Nasril (14), warga Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, Cilacap ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu bermula pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban dilaporkan tenggelam saat bermain di sungai persinya di bawah jembatan perbatasan wilayah Ayah Kebumen dengan Nusawungu Cilacap. Informasi awal diterima dari relawan setempat dan langsung ditindaklanjuti oleh tim SAR gabungan.
Fajar Adi Nurgoho selaku Koordinator Tim SAR Gabungan menjelaskan, sejak pagi hari kedua pencarian, tim SAR yang terdiri atas Basarnas Unit Siaga SAR Kebumen, BPBD Kebumen, relawan SAR, serta masyarakat setempat mengintensifkan operasi pencarian. Tim membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) atau unit pencarian.
BACA JUGA: KSPSI Kebumen Rayakan May Day Tanpa Demo, Beri Penghargaan Pekerja Teladan
SRU pertama melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan perahu karet dari lokasi kejadian menuju arah muara sejauh sekitar 2 kilometer. Sementara SRU kedua menyisir jalur darat dari titik kejadian ke arah hilir sejauh 1 kilometer.
Pantai Logending
Pada pencarian awal hingga siang hari, hasil masih nihil sehingga operasi sempat dihentikan sementara sebelum dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 WIB. Sekitar 10 menit setelah pencarian dilanjutkan, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban mengapung di kawasan Pantai Logending, sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.
“Korban ditemukan mengapung di arah hilir dan langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan untuk dibawa ke rumah duka,” ujarnya.
BACA JUGA: Jadwal Pentas Dalang Ki Eko Suwaryo Mei 2026, Tampil di Cilacap hingga Pekalongan
Setelah korban ditemukan, tim SAR melakukan debriefing dan mengusulkan penutupan operasi pada pukul 14.00. Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Unit Siaga SAR (USR) Kebumen, Kantor SAR Cilacap, BPBD Kebumen, relawan SAR, TNI AL, serta masyarakat setempat. Dalam proses pencarian, tim menggunakan sejumlah peralatan, seperti perahu karet, alat selam, peralatan medis, serta perangkat komunikasi. ***






