Cafe Ngisor Klopo, Destinasi Kuliner Estetik Baru di Petanahan Kebumen

Cafe Ngisor Klopo resmi dibuka Bupati Kebumen. Destinasi wisata kuliner anyar di Desa Munggu ini siap manjakan pengunjung dengan hidangan lezat dan suasana alam asri. (Foto: Pemkab Kebumen)

PETANAHAN, Beritakebumen.com – Desa Munggu kini memiliki magnet wisata kuliner baru yang menjanjikan. Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, secara resmi meresmikan Cafe Ngisor Klopo di Kecamatan Petanahan pada Minggu, 22 Februari 2026.

Kehadiran kafe yang mengusung konsep estetik di bawah rimbunnya pohon kelapa ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis mengapresiasi keberanian pelaku usaha dalam berinovasi. Menurutnya, berdirinya unit usaha ini merupakan simbol nyata dari geliat wirausaha yang terus tumbuh di Kebumen.

BACA JUGA: Kopi Karangkedempel, Cara Baru Menikmati Kopi Liberika Asli Kebumen

Semangat masyarakat untuk menciptakan peluang kerja secara mandiri menjadi kunci penting dalam memperkuat struktur ekonomi daerah melalui sektor UMKM.

“Saya berpesan kepada pengelola untuk selalu menjaga kualitas rasa dan pelayanan. Inovasi menu harus terus dilakukan agar usaha ini tetap eksis dalam jangka panjang dan tidak hanya ramai saat pembukaan saja,” ujar Bupati Lilis.

Perpaduan Rasa Nusantara dan Khasiat Rempah

Cafe Ngisor Klopo menawarkan pengalaman bersantap yang unik dengan memadukan suasana alam pedesaan dan ragam kuliner nusantara.

Bagi pengunjung yang datang berkeluarga, tersedia menu spesial akhir pekan berupa Nasi Kebuli ayam dan daging dalam porsi nampan.

Menariknya, kafe ini juga menyajikan menu inovatif berbasis porang yang dikombinasikan dengan bistik sapi.

BACA JUGA: Rahasia Minum Kopi Tiap Hari, Manfaat Jantung hingga Risiko yang Tersembunyi

Tak hanya makanan berat, kafe ini menonjolkan kekuatan pada menu minuman tradisionalnya. Pengunjung bisa menikmati sensasi Wedang Rempah dan Kopi Joss yang legendaris, ditemani camilan “ndeso” seperti gethuk dan ketela kukus.

Agus Hilmi Mubarok, selaku pemilik, berharap bisnisnya ini membawa berkah bagi lingkungan sekitar.

Meski berlokasi di area yang cukup tersembunyi, ia optimis kualitas produk dan keunikan tempat akan menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Desa Munggu.

Berita terkait