SEMPOR, Beritakebumen.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus mempercepat pemerataan akses kesehatan di wilayah pedesaan.
Melalui program unggulan “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”, Pemkab Kebumen menghadirkan layanan medis langsung ke tengah masyarakat Desa Somagede, Kecamatan Sempor, pada Kamis, 12 Februari 2026.
Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kebumen, dr. Iwan Danardono, merinci bahwa agenda ini mencakup pemeriksaan kesehatan gratis bagi 200 warga, penyaluran bansos, hingga khitan massal.
BACA JUGA: HUT ke-71 IIDI Kebumen, Ratusan Warga Nikmati Layanan Kesehatan Gratis di CFD
Program ini merupakan hasil kolaborasi solid antara pemerintah daerah dengan berbagai mitra seperti RSU PKU Muhammadiyah Gombong, IDI, PMI, dan Baznas.
Kabar yang paling dinantikan warga adalah rencana pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Somagede.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, memastikan proyek tersebut akan dimulai pada Maret 2026 untuk memangkas jarak tempuh warga menuju Puskesmas Sempor 2.
“Kami berkomitmen membawa kehadiran pemerintah langsung ke desa. Pustu ini nantinya akan mendekatkan layanan dokter, perawat, dan bidan bagi masyarakat lokal,” ujar Bupati Lilis.
Selain kesehatan, Bupati memaparkan bahwa anggaran perbaikan jalan dan jembatan di Kebumen tahun 2026 melonjak hingga Rp176 miliar.
Khusus di Kecamatan Sempor, beberapa proyek strategis seperti perbaikan jalan Jatinegara–Purbowangi serta pelebaran jembatan di ruas Pagebangan–Somagede segera dikerjakan.
BACA JUGA: Bupati Kebumen Boyong Dokter Spesialis ke Desa Pengaringan, Berikan Layanan Kesehatan Gratis
Di sisi lain, Anggota DPRD Jateng, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, turut mengingatkan warga untuk mewaspadai risiko hipertensi dengan menjaga pola makan dan mengelola stres.
Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Lilis menekankan pentingnya pendidikan dengan menginstruksikan warga agar segera melapor jika ada anak yang terancam putus sekolah karena kendala biaya.






