Setelah itu, rombongan diajak menyusuri permukiman warga dan mengunjungi makam-makam tua yang diyakini berkaitan dengan tokoh-tokoh pada masa Perang Jawa (1825–1830). Kegiatan ini memberikan gambaran mengenai sejarah kawasan Roma Jatinegara sebelum berubah nama menjadi Gombong setelah berakhirnya Perang Jawa.
Teguh Hindarto menjelaskan bahwa Sungai Tjintjinggoeling memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan wilayah Gombong. Sungai tersebut telah dikenal jauh sebelum nama Gombong digunakan dan tercatat dalam sejumlah peta kolonial Hindia Belanda.
BACA JUGA: Siap-Siap Cuaca Ekstrem, Fenomena Bediding Landa Jawa Tengah Mulai Akhir Juni 2026
Menurutnya, aliran Sungai Tjintjinggoeling juga memiliki peran penting dalam sistem pengelolaan air di kawasan tersebut. Kanal Telomoyo yang dibangun pada 1889 menghubungkan aliran sungai hingga ke muara, sementara pembangunan Waduk Sempor pada abad ke-20 turut memanfaatkan aliran sungai tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain kegiatan edukasi sejarah, penyelenggara juga menghadirkan talk show bertema “Air dan Kehidupan” dengan menghadirkan narasumber Teguh Hindarto dari Historical Study Trips, Reza Adytama selaku Direktur Rumah Martha Tilaar, dan Sesa Wulandari dari Jaga Semesta.
Suasana diskusi semakin semarak dengan penampilan Jazz Tjintjinggoeling. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan kirab budaya pada sore hari dan ditutup pertunjukan musik pada malam harinya.
Penyelenggaraan PET 2026 melibatkan kolaborasi masyarakat Roma Kebon, berbagai mitra kegiatan, pelaku usaha lokal, brand nasional, serta seniman muda dari Gombong. Melalui kegiatan ini, panitia berharap semakin banyak pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, pelajar, komunitas, hingga pecinta budaya, ikut berperan dalam upaya pelestarian sejarah dan kebudayaan lokal.
Kolaborasi antara kegiatan budaya dan wisata sejarah dalam Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling juga menunjukkan bahwa pelestarian warisan budaya dapat dilakukan secara kreatif, edukatif, dan melibatkan partisipasi masyarakat secara luas. ***





