Progres Tembus 50 Persen, Jalur Penyelamat Bener-Maron Purworejo Ditarget Rampung Akhir 2026

Pekerja mengerjakan pembangunan Jalur Penyelamat Darurat di ruas Bener-Maron Kalijambe, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Proyek senilai Rp17,29 miliar ini ditargetkan rampung pada Desember 2026 untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. (Foto: Diskomdigi Jateng)

PURWOREJO, Beritakebumen.com – Pembangunan Jalur Penyelamat Darurat (JPD) di ruas Bener-Maron Kalijambe, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dipercepat untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalur rawan tersebut.

Proyek senilai Rp17,29 miliar ini ditargetkan selesai pada 28 Desember 2026.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Temmy Purboyono, mengatakan pembangunan tersebut mencakup perbaikan geometri jalan dan penyediaan jalur penyelamat untuk kendaraan yang mengalami gangguan pengereman.

“Tujuan utamanya adalah mengurangi kecelakaan yang sering terjadi di daerah ini,” kata Temmy saat meninjau lokasi, Kamis, 15 Oktober 2026.

BACA JUGA: Akses Terputus Sejak 2024, Warga Plarangan Kebumen Menanti Pembangunan Jembatan Kalongbali

Kemiringan Jalan Dikurangi

Temmy menjelaskan, salah satu pekerjaan utama proyek ini adalah realinyemen horizontal untuk mengurangi kemiringan jalan yang sebelumnya mencapai 12 persen.

Setelah perbaikan, kemiringan ditargetkan menjadi sekitar 8 persen agar kendaraan, terutama truk bermuatan berat, dapat melintas dengan lebih aman.

Selain memperbaiki geometri jalan dan membangun jalur baru, pemerintah juga membuat JPD sepanjang sekitar 100 meter dengan lebar enam meter.

Jalur ini berfungsi membantu menghentikan kendaraan yang mengalami kegagalan pengereman, termasuk rem blong.

Pekerjaan mencakup penanganan jalan sepanjang 300 meter. Proyek dimulai pada 25 Juni 2026 dan hingga kini progres fisiknya mencapai sekitar 50 persen, melampaui target awal sebesar 45 persen.

Selama pembangunan berlangsung, Dinas PUPR Jawa Tengah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengatur lalu lintas dan mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi.

Warga dan Sopir Truk Sambut Positif

Pembangunan tersebut mendapat sambutan positif dari warga Desa Kalijambe. Iskandar, warga setempat, mengatakan kawasan itu sebelumnya kerap terjadi kecelakaan.

Ia juga pernah mengusulkan perbaikan jalan dan pembangunan jalur penyelamat demi keselamatan pengguna jalan.

Sopir truk pengangkut material, Novan, mengaku lebih nyaman melintasi jalur tersebut setelah perbaikan dilakukan.

BACA JUGA: Pembangunan Batalyon Teritorial di Kebumen Dimulai, Buayan Jadi Lokasi Pertama

Hal senada disampaikan Slamet Winarno yang merasakan tanjakan kini lebih landai sehingga perjalanan menjadi lebih lancar.

Di lokasi proyek, pekerja masih menyelesaikan sejumlah pekerjaan, termasuk pembesian lantai jalur penyelamat.

Sementara itu, jalan baru sudah mulai digunakan kendaraan, terutama truk bermuatan.

Pembangunan ini diharapkan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di ruas Bener-Maron Kalijambe, yang memiliki riwayat kecelakaan serius, termasuk insiden yang menewaskan belasan orang.

Pos terkait